Pemkab Jepara Siapkan Jurus Kendalikan Harga Jelang Nataru

Pemkab Jepara menggelar pasar murah beberapa hari lalu. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

Murianews, Jepara – Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan. Pihak Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pun telah menyiapkan sejumlah strategi atau jurus untuk menyiasati kondisi itu.

Kasubag Perekonomian dan SDA Setda Jepara, Heru Sutamaji mengungkapkan, sejumlah bahan pokok di Jepara memang mengalami kenaikan harga. Dari data yang ada, kenaikan harga paling terlihat pada telur dan beras.

Selama tiga hari terakhir, harga beras naik sekitar Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga beras premium sekitar Rp 10 ribu per kilogram.

Baca: Pemadaman Listrik di Kudus dan Beberapa Desa di Jepara, Cek Jadwalnya

Sedangkan, harga telur naik sekitar Rp 5 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga telur ayam umumnya Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan, kini harganya menjadi Rp 30 ribu-an per kilogram.

’’Kami sudah siapkan beberapa kegiatan (untuk mengendalikan harga, red) jelang Nataru,’’ kata Heru, Kamis (8/12/2022).

Heru menyebut, setidaknya ada tiga program bakal dijalankan. Yaitu posko Nataru, monev (monitoring dan evaluasi, red) harga dan ketersediaan sembako oleh pemerintah daerah, dan pasar murah oleh pemerintah provinsi.

Sejak bulan November 2022 lalu, Pemkab Jepara telah menggelar pasar murah. Sudah tiga kali pasar murah digelar. Masing-masing di Shopping Centre Jepara sebanyak dua kali dan satu kali di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan.

’’Kita berharap harga-harga bisa terkendali,’’ harap Heru.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

info muriajeparaNataruPemkab Jepara Pengendalian HargaPerayaan Natal dan Tahun Baru