Scoopy Keyless yang Raib di Kudus Diduga Dicuri Perempuan

Pemilik menunjukkan lokasi motor Scoopynya terparkir sebelum raib. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus – Honda Scoopy berteknologi keyless yang raib digondol maling di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus diduga dicuri oleh seorang perempuan. Perempuan tersebut diduga beraksi tidak sendirian, melainkan bersama seorang laki-laki yang menggunakan motor Honda Astrea Grand.

Diketahui, Scoopy keluaran tahun 2021 berpelat nomor K 5684 KB ini, hilang saat ditinggal pemiliknya ngopi pada Rabu (7/12/2022) malam.

Pemilik motor Muhammad Kholil (20) mengatakan, Scoopy keyless miliknya yang hilang saat terparkir itu hilang sekitar pukul 20.45 WIB. Itu diketahui saat melihat rekaman CCTV di rumah warga sekitar yang sempat merekam saat pelaku mengambil motor.

Ia menyebut, terduga pelaku merupakan dua orang, yakni perempuan dan laki-laki. Temannya yang saat itu tengah melintas menurutnya sempat melihat aksi kedua pelaku, namun saat itu tidak menaruh curiga.

”Ciri-ciri laki-laki dan perempuan pakai motor Grand, pakai helm dan maskeran. Yang perempuan yang ambil motor didorong dari parkiran terus dibawa ke utara,” katanya, Kamis, (8/12/2022).

Baca: Scoopy Keyless di Kudus Raib Dicuri saat Ditinggal Ngopi

Ia menduga motornya saat itu dicuri bukan dengan cara dinyalakan, melainkan didorong. Pasalnya, Scoopy miliknya tersebut sudah menggunakan teknologi keyless menggunakan remot, bukan kunci.

”Itu pakainya remot, jadi kemungkinan didorong dari belakang sama yang laki-laki,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Jati Kulon, Heri Suprianto menyebut, dari rekaman CCTV memang terlihat agak samar-samar saat kejadian pencurian itu. Namun, dari ciri sekilas yang terlihat terduga pencuri menggunakan gaun atau rok perempuan.

”Samar, tapi kelihatanya perempuan. Sebenarnya pemilik sudah mewaspadai tapi nyatanya masih kecolongan,” ungkapnya.

Baca: Beli Honda Scoopy di Kudus Harus Inden Lama

Pihaknya mengimbau agar warganya selalu waspada dan berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Terlebih dalam satu setengah bulan terakhir, ada tiga kali kejadian pencurian, dan salah satunya gagal.

”Ada tiga kali, dua Scoopy satu Vario tapi gagal, karena dirantai,” imbuhnya

Terpisah, Kapolsek Jati AKP Deni Dwi Noviandi menjelaskan, telah menerima aduan adanya pencurian kendaraan motor tersebut. Saat ini, kasus itu, tengah dalam penyelidikan personelnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Berita Kuduscuranmorkeylesskudusscoopy