Pemkab Kudus Tarik Rp 40 Miliar Uang BLUD, Digunkan untuk Apa?

Pendapa Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, akan menarik sisa anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Total anggaran yang ditarik yakni Rp 40 miliar.

Dana itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2023 mendatang. Selain pembangunan infrastruktur, anggaran BLUD ini juga akan digunakan untuk menjalankan program-program prioritas Pemkab Kudus.

”Gampangnya itu adalah semacam sisa dari anggaran tahun 2022 ini yang kami anggarkan sebesar Rp 160 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono, Kamis (8/12/2022).

Kebijakan seperti ini, kata dia, diizinkkan oleh regulasi dan tidak diharuskan untuk mengganti pos keuangan tersebut.

Namun, ketika nanti diminta untuk mengganti, Pemkab Kudus menyiapkan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk dialokasikan ke sana.

”Kalaupun nanti mengganti, akan diambilkan dari DBHCHT dan itu tidak masalah,” pungkasnya.

Baca: Persentase Kenaikan UMK Kudus 2023 Paling Rendah di Jateng

Bupati Kudus HM Hartopo sebelumnya mengungkapkan jika Kudus memang saat ini tengah minim anggaran. Sehingga dengan ditariknya anggaran itu, Pemkab bisa menjalankan program kerja yang terkendala anggaran.

Pemkab, lanjut Hartopo, kemudian berencana mengganti dana BLUD tersebut dengan DBHCHT milik Pemkab Kudus yang saat ini memang masih tersisa lumayan banyak.

”Ini nanti akan dialihkan ke sana, kan kalau untuk kesehatan DBHCHT bisa lebih fleksibel,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Berita KudusbuldkudusPemkab Kudus