Curhat Perempuan di Grobogan Mengaku Dipersulit Bikin Serikat Pekerja

Mala Aina, buruh perusahaan PT Sai Apparel di Grobogan, Jawa Tengah. (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Seorang perempuan, pekerja PT Sai Apparel Grobogan, Jawa Tengah, Mala Aina mencurahkan hatinya lantaran dipersulit membentuk serikat pekerja. Dia membagikan keresahannya kepada awak media usai audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan, Senin (7/11/2022).

Mala yang menjadi pekerja kontrak sejak Januari 2022 itu diancam pimpinan perusahaan gara-gara dia ingin membuat serikat pekerja (SP). SP yang dia ingin bentuk bernama SP Spring, kependekan dari Serikat Pekerja SAI Apparel Industries Grobogan.

Dia bahkan mengaku diancam tak diperpanjang kontraknya yang habis pada Desember 2022 mendatang.

’’Dari manajer maupun supervisor melarang. Intinya tidak boleh ada kegiatan kayak gini, untuk mengurusi serikat (pekerja, red) begitu,’’ ungkap Mala dengan berlinang air mata.

Baca: Audiensi, Buruh di Grobogan Minta UMK 2023 Naik 13 Persen

Selain itu, Mala juga menyatakan pimpinannya melarang dirinya tidak masuk kerja. Padahal, sebenarnya pihak Disnakertrans terbuka dengan apa yang diinginkannya, terkait pembentukan serikat pekerja.

’’Pak Teguh (Kepala Disnakertrans) kan bilang, kapan ada waktu ke dinas, bisa langsung. Tapi kalau manajernya tidak boleh, pas hari kerja. Padahal kan kita kerja ya hari seperti biasa, Senin sampai Jumat, Sabtu begitu, tapi manajemen tidak boleh,’’ paparnya.

Pada hari ini pun, karena dia nekat tidak masuk untuk mengikuti audiensi, dia meyakini pada keesokan harinya akan dimarahi oleh atasannya.

’’Besok dimarahin, biasanya begitu saja. Intinya tidak diperpanjang, begitu. Saya komunikasi sama dinas, gimana, belum ada kejelasan terkait pencatatan, gitu saja,’’ kata Mala.

Menanggapi keluhan Mala, Kepala Disnakertrans Grobogan Teguh Harjokusumo menyatakan akan memberikan pendampingan. Dia bahkan mengatakan siap menemani yang bersangkutan menghadap perusahaan secara langsung.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

BuruhGROBOGANinfo groboganinfo muriaSerikat Pekerja