Sadis, Perempuan di Jepara Dicabuli Pacar Hingga Ratusan Kali

Tersangka pencabulan di Jepara saat digelandang Polisi. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Perempuan 17 tahun di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah jadi korban pencabulan oleh sang pacar. Tragisnya, itu terjadi sampai seratusan kali.

Pelaku pencabulan itu sendiri sudah ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka. Pria 22 tahun itu ditangkap setelah perbuatannya dilaporkan polisi.

Pada polisi, pelaku mengakui perbuatannya itu dilakukan sebanyak seratus kali. Pelaku dan korban saling kenal.

Saat dihadirkan di Mapolres Jepara, tersangka mengaku kenal korban lewat main bareng game online. Dari sana, kemudian tersangka menjalin hubungan dengan korban.

”Pertama kenal dari game. Mobile Legends,” kata tersangka saat ditanya Murianews, di Mapolres Jepara, Jumat (30/9/2022).

Ikatan cinta itu justru dimanfaatkan tersangka untuk melancarkan aksi amoralnya itu. Perbuatan bejat tersangka dibuka dengan meminta foto telanjang korban.

Lantaran tersangka kerja di luar daerah, komunikasi keduanya hanya melalui pesan elektronik WhatsApp. Pada 10 September 2021 silam, keduanya kemudian saling bertemu di Bundaran Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara.

Baca: Anak di Jepara Jadi Korban Pencabulan, Ini Siasat Jahat Tersangka

Dari pertemuan itu, tersangka mengajak korban ke sebuah pantai dan berujung ke hotel. Tersangka pun mengajak korban berhubungan badan.

Permintaan tak senonoh itu pun ditolak dan korban berusaha melarikan diri. Namun, dengan cepat tersangka mengunci pintu. Tersangka akhirnya memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya.

Di kesempatan itu, tersangka memfoto dan merekam korban. Dokumentasi itu pun dijadikan tersangka untuk mengancam korban bila keinginannya ditolak.

Jika tak mau menurutinya, foto atau video vulgar korban akan disebar ke banyak orang. Tindakan disertai ancaman itu dilakukan tersangka selama setahun berpacaran. Karena takut, akhirnya korban selalu menuruti kemauan bejat pacarnya itu.

”Saya pacaran dengan dia sekitar satu tahun. Setiap pulang kerja (rantau, red) atau pas di rumah saya ajak dia (berhubungan intim),” jelasnya.

Tersangka mengaku terakhir kali melakukan hubungan suami istri dengan korban pada 25 Juli 2022 lalu. Setelah yang terakhir itu, korban merasa sudah capek dan tak tahan dengan kelakuan tersangka.

Korban akhirnya memblokir seluruh nomor kontak tersangka dari ponselnya. Dan benar saja, tak lama tersangka menyebarkan foto dan video vulgar korban kepada keluarganya, temannya, dan gurunya. Hingga akhirnya korban dikeluarkan dari sekolahnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, mengungkapkan tersangka telah mencabuli korban lebih dari seratus kali. Itu dilakukan selama mereka masih pacaran.

”Tindakan itu dilakukan kurang lebih seratus kali. Dalam satu hari, tersangka bisa melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak lima sampai tujuh kali. Dan itu sudah terjadi selama satu tahun,” ungkap Rozi.

Terhadap tersangka, Rozi menyangkakan dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 UU Nomor 17/2016 tentang perlindungan anak. Tersangka diancam dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

#perempuaninfo muriajeparaKorban PencabulanPencabulan