Anak di Jepara Jadi Korban Pencabulan, Ini Siasat Jahat Tersangka

Tersangka pencabulan anak di Jepara saat dihadirkan di Mapolres Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Seorang anak 15 tahun di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah jadi korban pencabulan. Polres Jepara sendiri sudah menangkap dan menahan tersangka.

Saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolres Jepara, Jumat (30/9/2022), tersangka mengungkapkan siasatnya untuk menguasai korban.

Diberitakan sebelumnya, selain mencabuli korban, tersangka juga memeras korban. Tersangka juga menyebarkan foto dan video tak senonoh korban.

Video dan foto itu disebarkan tersangkan melalui media sosial milik korban, setelah sebelumnya menguasai akun itu.

Sebelumnya, tersangka meminta korban mengirimkan foto setengah telanjangnya. Usai mendapatkan itu, tersangka membuat identitas palsu.

Dengan identitas palsu itu, tersangka mengirimkan foto-foto setengah telanjang korban ke nomor milik korban.

Baca: Tersangka Pencabulan Anak di Jepara Juga Sebarkan Video dan Foto Tak Senonoh Korban

Tersangka juga memeras sebesar Rp 500 ribu dan menyuruh korban mengirimkan foto telanjang padanya.

”Tapi dia hanya beri saya uang Rp 100 ribu,” kata tersangka kepada Murianews di Mapolres Jepara, Jumat (30/9/2022).

Tidak puas, tersangka menyuruh korban berhubungan badan dengannya. Peristiwa hubungan badan pertama kali itu terjadi di rumah kakak tersangka di Kecamatan Bangsri.

Kepada Polisi, tersangka mengaku merekam dan menyimpan adegan tak pantas itu di ponselnya. Video dan foto-foto itu rupanya digunakan tersangka untuk menguasai korban.

Tersangka selalu minta hal-hal tak senonoh kepada korban sesuai kemauannya. Bahkan, tersangka sudah mengajak berhubungan badan dengan korban sebanyak 12 kali setelah kejadian pertama itu.

Semua yang diberikan korban ternyata tak membuat tersangka berpuas diri. Polisi mendapatkan keterangan bahwa pada satu waktu korban ingin mengakhiri hubungannya dengan tersangka. Namun, justru tersangka menolak.

”Saya sudah terlanjur sayang sama dia,” ungkap tersangka.

Mendapati sikap korban seperti itu, tersangka lantas mengambil jalan pintas. Dia menyebarkan gambar-gambar tak senonoh korban pada akun Instagram korban. Tersangka mengaku sudah lama mengetahui akun dan sandi media sosial korban.

Kejadian nahas itu diketahui korban. Kemudian, ibu korban melaporkannya kepada Satreskrim Polres Jepara.

Atas tindakan bejat itu, Polisi menyangkakan tersangka dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 UU Nomor 17/2016 tentang perlindungan anak. Tersangka diancam dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat

Editor: Zulkifli Fahmi

 

info muriajeparaPencabulan Anak di Bawah UmurPencabulan Anak di Jepara