Guru SMAN 2 Kudus Nangis Haru Lihat Siswinya jadi Paskibraka Pembawa Bendera Pusaka

Para guru SMA 2 Kudus nonton bareng Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Merdeka di Istana Negara. (Murianews/SMAN 2 Kudus)

MURIANEWS, Kudus – Para guru SMAN Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, menggelar nonton bareng (nobar), saat salah satu siswinya ditunjuk sebagai anggota Paskibraka yang bertugas membawa bendera pusaka merah putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Negara, Rabu (17/8/2022). Mereka pun menangis haru.

Siswi tersebut ialah I Dewa Ayu Firsty Meita. Dia berhasil masuk ke dalam Paskibraka Tim Pancasila Tangguh dan ditunjuk sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Kepala SMAN 2 Kudus Nur Afifudin mengungkapkan kegembirannya. Dia pun mengaku sempat ragu apakah benar siswinya tersebut menjadi pembawa bendera merah putih di Istana.

Barulah ketika dia bersama guru lain menonton bareng, semuanya bersorak girang saat melihat wajah siswi kebanggaan mereka mampang di layar kaca.

”Saya sampai kehabisan kata-kata, tidak tahu harus bilang apa ini, tadi guru-guru pada nobar, ada 40 guru mungkin,” kata dia via sambungan telepon, Rabu (17/8/2022).

I Dewa Ayu Firsty Meita, pembawa baki bendera pusaka merah putih. (tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Bagi Afif, Firsty yang sudah masuk ke Paskibraka nasional saja sudah sangat membanggakan. Apalagi saat ini yang dia ditunjuk sebagai pembawa bendera pusaka.

”Haru, bahagia, bangga, dan luar biasa ini saya sangat tidak menyangka, guru-guru pada menangis tadi,” sambungnya.

Baca: Ini Dia Paskibraka Cantik Asal Kudus Pembawa Bendera Pusaka di Istana Negara

Dari sekolah sendiri, akan menyiapkan apresiasi kepada Firsty yang sudah berprestasi sejauh ini.

”Tentunya harus ada, dia sudah mengharumkan nama Kabupaten Kudus, kami akan memberikan sebuah apresiasi nanti ketika dia pulang,” pungkasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo pun ikut bangga atas terpilihnya Firsty sebagai pembawa bendera pusaka Merah Putih di pengibaran bendara di Istana Merdeka.

”Kalau dari saya sendiri sangat bangga dan kami apresiasi, salah satu warga Kudus bisa masuk menjadi paskibraka nasional dan bertugas menjadi pembawa bendera pusaka, ini sebuah kebanggaan,” kata Hartopo.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

info kudusPaskibrakapaskibraka kudussman 2 kudus