Pengusaha Tepung Kanji Pati Bentuk Asosiasi, Ini Alasannya

Proses pembuatan tepung tapioka di salah satu perusahaan di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Para pengusaha tepung kanji atau tapioka di Kabupaten Pati, Jawa Tengah membentuk Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi itu rencana dideklarasikan September 2022 nanti.

Pembentukan asosiasi itu, diharapkan dapat memangkas rantai penjualan ketela. Di mana, sebelumnya rantai penjualan ketela banyak dikuasai makelar yang dinilai terlalu mengatur harga.

Sebelumnya, para pengusaha tepung kanji itu berkumpul di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Rabu (10/8/2022).

Agenda itu jadi cikal bakal pembentukan organisasi itu dan menunjuk pengusaha tepung tapioka Kecamatan Margoyoso, Karwito menjadi Ketua Atap.

Baca: Kampanyekan Anti Suap, PN Pati Gelar Jalan Sehat

Ketika dihubungi, Karwito menilai asosiasi ini bertujuan agar bisa memangkas peran makelar. Menurutnya, saat ini makelar telah menguasai pasar ketela dan memberi beban harga yang tinggi kepada para penguasa tepung tapioka.

”(Saat ini) pembelian berjalan sesuai makelar. Mereka mudah membuat harga semena-mena. Ini membuat pengusaha (tepung tapioka) mati suri,” ujar dia, Jumat (12/8/2022).

Ia juga berharap asosiasi ini nantinya dapat mencegah monopoli yang dilakukan perusahaan tepung tapioka besar. Pihaknya menjamin semua pengusaha tepung tapioka baik kecil maupun besar akan diayomi dan tidak saling merugikan.

”Nanti setelah pelantikan dan deklarasi. Akan dihadiri semua pengusaha Tapioka Kabupaten Pati. Jumlahnya ada sekitar 400-an. Saya dijadikan Ketua. Asosiasi Tapioka Pati (Atap) membawahi semua. Deklarasi September,” tutur dia.

Saat ini, pihaknya masih menggodok anggaran dasar, anggaran rumah tangga (AD/ART) asioasi. AD/ART ini diharapkan disetujui oleh semua pengusaha tepung tapioka di Kabupaten Pati.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

info muriapatipengusahaTepung Kanjitepung tapioka