Pemkab Kudus Pastikan Hibah untuk Ponpes Tetap Jalan

Penyerahan hibah untuk ponpes di Kudus oleh Bupati Kudus Hartopo, Selasa (9/8/2022). (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, memastikan tetap akan memberikan hibah untuk pembangunan pondok pesantren di Kota Kretek. Walaupun sejumlah anggaran infrastruktur pemkab dipangkas untuk penanganan dan pemulihan pascaCovid-19.

Hal tersebut dipastikan Bupati Kudus HM Hartopo saat memberikan hibah anggaran senilai Rp 210 juta kepada Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (9/8/2022).

Hartopo menyampaikan, pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Kudus masih perlu dilakukan. Tujuannya, tentu untuk mencetak santri yang berkompeten baik dari segi agama maupun ilmu pengetahuan.

”Walaupun kondisi keuangan pemkab masih terbatas, kami tetap mencoba untuk menganggarkan dan menjalankan hibah masjid maupun ponpes ini,” ujar Hartopo usai peletakan batu pertama.

Baca: Wamenkumham Resmikan Ponpes At-Taubah Lapas Kelas I Semarang

Komitmen ini, sambung dia, adalah sebuah bentuk keseriusan Pemkab Kudus dalam membangun generasi yang akhlakul karimah. Serta menjadi jalan untuk mempertegas identitas Kabupaten Kudus yang merupakan kota santri.

”Pemerintah akan mendukung terus pembangunan-pembangunan ponpes di Kabupaten Kudus. Baik langsung dari Bagian Kesra ataupun melalui aspirasi DPRD Kudus,” tandasnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kudus Syafii menambahkan, pada tahun ini ada sekitar 20 pondok pesantren di Kudus yang menerima bantuan hibah.

Nominalnya pun bermacam-macam mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 500 juta tergantung proposal yang diajukan kepada pemerintah daerah.

”Hampir semua juga sudah mulai mencairkan, tinggal beberapa saja yang belum,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

hibahinfo kuduskabar kuduskudusPemkab Kudusponpes