Soal Anak Disekap dan Jadi Budak Seks di Pati, Warga Sebut Tak Ada Penyekapan

Rumah terduga pelaku di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Seorang anak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah menjadi korban penyekapan dan jadi korban budak seks selama berbulan-bulan.

Korban ditemukan di rumah terduga pelaku, PH di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Namun, warga menyebut tak ada penyekapan yang dialami korban. Kabar itu diungkapkan Ketua RT 6 RW 1 Desa Alasdowo, Sutrisno.

Ia membenarkan terduga pelaku merupakan warga Desa Alasdowo. Meski begitu pihaknya mengaku kaget dengan pemberitaan di media yang menyebut adanya penyekapan.

Sutrisno menyebut tak ada penyekapan yang terjadi di rumah pelaku, sebagaimana diberitakan di sejumlah media. Bahkan, ia mengau melihat keduanya keluar berduaan (terduga pelaku dan korban).

”Tidak ada penyekapan. Orang itu yang ada di sini sering keluar. Kadang bermain ke rumah tetangga sini, main sama teman-temannya. Mereka (korban dan pelaku) juga sekali waktu juga keluar berdua. Jadi warga di sini heran jika dikatakan ada penyekapan, dan itu saya pastikan tidak benar,” ujar Sutrisno, Jumat (5/8/2022).

Baca: Miris! Siswi SMP di Pati Diduga Disekap Jadi Budak Seks

Menurutnya, korban sudah tinggal di rumah terduga pelaku sejak sebelum lebaran 2022. Warga setempat menganggap mereka saling berpacaran.

”Sehingga ketika ada korban tinggal di sini warga menganggap itu biasa saja. Tahunya mereka hanya pacaran. Waktu datang pertama kali di sini memang badannya agak gemuk tidak kurus seperti yang ada di berita. Pelaku sendiri kebiasaannya kalau siang tidur, pulangnya jam 2-3 dini hari. Jadi tidak tahu kerjanya apa,” imbuh Sutrisno.

Hal senada juga diungkapkan salah satu Perangkat Desa Alasdowo, Zainal Arifin. Ia tidak sepakat bila disebut ada penyekapan.

”Kalau dibilang penyekapan saya kira tidak benar. Karena rumah pelaku pintunya hanya ada di bagian depan. Sementara yang belakang tidak ada pintunya. Saya juga pernah melihat antara pelaku dan korban keluar berboncengan. Saya juga tidak tahu kalau ternyata korban sudah lama tinggal disini,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang siswi SMP di Pati, Jawa Tengah diduga menjadi korban budak seks. Korban tidak pulang ke rumah berbulan-bulan. Dan ditemukan di sebuah rumah di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti pada Minggu (31/07/2022).

Saat ditemukan kondisi korban sangat memprihatinkan. Korban saat ditemukan sedang hamil beberapa bulan, mengalami trauma berat, gizi buruk dan infeksi pada alat vitalnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

anakinfo muriaKekerasan Seksual AnakpatiSiswi SMP Disekap
Comments (0)
Add Comment