Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Siti Aminah Juga Kalah Telak Hadapi Wakil Tuan Rumah

Siti Aminah saat menghadapi wakil Tuan Rumah Thailand Suthasini Sawettabut di Babak 16 Besar. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Tim Tenis Meja Indonesia kembali kehilangan wakilnya di SEATTC 2022. Setelah Hafidz Nuur tumbang di bagian putra, kini giliran Siti Aminah tumbang saat menghadapi wakil Tuan Rumah Thailand Suthasini Sawettabut di Babak 16 Besar dengan skor 0-3.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 1 Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Senin (27/6/2022), Siti Aminah gagal memberikan perlawanan berarti. Suthasini bahkan tidak perlu banyak berkeringat di pertandingan ini.

Meskipun berupaya keras, Siti Aminah tetap gagal untuk memberikan sebuah upaya yang menyulitkan pemain wanita terbaik di Thailand itu. Siti Aminah di set pertama kalah 2-11, 3-11 dan 2-11. Secara keseluruhan Siti Aminah memang kalah kelas dibandingkan lawannya.

Baca: Hadapi Pemain Ranking 21 Dunia, Siti Aminah Tak Gentar

Di set ketiga, Siti Aminah bahkan sempat tertinggal 0-10, sebelum seolah-olah Suthasini memberikan dua poin untuk dirinya. Pemain Thailand ini memang menunjukan level permainan yang jauh lebih baik di banding Siti Aminah.

Drawing 16 Besar yang dilakukan, tampaknya memang membuat Siti Aminah mendapatkan ‘sial’ karena harus berhadapan dengan Suthasini langsung. Sehingga pemain yang banyak dihindari semua pemain-pemain di awal penyisihan ini, langsung membuat Situ Aminah tersingkir.

Menyusul kekalahan Siti Aminah, kini Timnas Tenis Meja Indonesia tinggal menyisakan pasangan ganda putra, Hafidz Nuur-Rafanael yang akan bermain di semifinal sore ini. Pertandingan semifinal ganda putra akan dimulai pada pukul 15.00 sore ini.

Baca: Tumbang Lawan Pemain Tuan Rumah, Hafidz Nuur Tersisih di 16 Besar

Hafidz Nuur-Rafanael akan menghadapi pasangan ganda asal Singapura, Chew Zheyu Calarence-Poh Shao Feng Ethan. Seluruh bagian Timnas Tenis Meja Indonesia berharap pasangan ganda putra Indonesia ini masih bisa terus melaju ke final.

Praktis, hanya pasangan ini yang masih tersisa di SEATTC 2022. Jika mereka gagal, maka dipastikan Indonesia sudah tidak memilili wakil lagi di turnamen ini. Selain itu, mereka hanya akan mendapatkan medali perunggu, seperti yang sudah mereka dapatkan di beregu putra.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN