Pemkab Pati Bakal Terbitkan Surat Keterangan Sehat Untuk Hewan Kurban

dokter hewan nampak menyuntik sapi yang terpapar PMK (Dok. Mentan)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) akan memfasilitasi penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), terutama untuk hewan yang hendak dijadikan kurban saat Iduladha. Hal ini mengingat semakin meluasnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Bidang Peternakan Dispertan Pati Andi Hirawadi mengatakan, SKKH diterbitkan ini agar hewan ternak yang disembelih diketahui benar-benar sehat dan tidak mengidap PMK. Sehingga masyarakat dan konsumen merasa nyaman dan terlindungi di tengah merebaknya PMK.

”Kita ada surat keterangan kesehatan hewan untuk memastikan keamanan masyarakat dari membeli hewan ternak yang terjangkit virus PMK,” ujar Andi saat ditemui, Rabu (22/6/2022) kemarin.

Baca: 1.633 Hewan Ternak di Pati Terindikasi PMK, Bupati Pati: Banyak yang Sembuh 

Bagi para pemilik ternak yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, cukup datang ke kantor Dispertan Kabupaten Pati atau Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) di setiap kecamatan untuk mengajukan SKKH.

Selanjutnya, dokter hewan Dispertan Pati akan terjun ke lapangan untuk memeriksa hewan ternak. Bila lolos tes, peternak akan mendapatkan SKKH. Sementara untuk SKKH sendiri berlaku selama 1×24 jam dengan pertimbangan penularan wabah PMK cepat dan masa inkubasinya yang cukup lama, 1-14 hari.

Baca: Dispertan Pati: PMK Mudah Disembuhkan, Asal…

Meskipun masa berlaku SKKH sangat pendek, ia berharap kepada peternak untuk memeriksakan ternaknya dan mengurus SKKH. Mengingat surat ini sebagai bukti bahwa hewan ternak yang dijual benar-benar sehat.

Dispertan Kabupaten Pati  juga tidak menarik biaya peternakan untuk mengeluarkan surat ini. Surat ini dikeluarkan secara gratis bagi peternak yang ingin mengajukan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Cholis Anwar

Dispertan PatiPMK PatiSurat Keterangan Kesehatan Hewan
Comments (0)
Add Comment