Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Soal Peluang Indonesia di SEATTC, Pelatih: Pembuktian Pemain Muda

Pasangan ganda putri Timnas Tenis Meja Indonesia, asal PTM Sukun, Dwi Oktaviani- Cindy Marcela. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Timnas Tenis Meja Indonesia akan turun bertanding di Kejuaraan Southeast Asian Table Tennis Championship (SEATTC) 2022 di Island Hall, Fashion Hall, Bangkok.

Pertandingan ini akan menjadi ajang selanjutnya bagi para pemain muda Timnas Indonesia. Setelah sebelumnya turun di turnamen level Junior, kini dengan materi pemain yang sama pemain muda Timnas Indoensia akan turun di level senior.

Hal ini tentu saja menjadi sebuah tantangan besar. Lantas bagaimanakah sebenarnya gambaran peluang bagi Timnas Tenis Meja Indonesia di turnamen ini?

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Donny Prasetya Aji yang masih mendampingi tim bersama Pelatih Lee Kim Wong memberikan gambarannya.

Menurutnya, hasil kejuaraan SEATTC sebelumnya yang menempatkan Indonesia menjadi salah satu unggulan di sektor putra, hampir tidak bisa dijadikan ukuran.

Untuk menggambarkan kekuatan tim-tim tenis meja di Asia Tenggara, ukuran yang paling tepat adalah hasil SEA Games di Vietnam baru-baru ini. Di Vietnam, Thailand menjadi yang terbaik, disusul Vietnam, Malaysia dan Singapura.

Sementara Timnas Indonesia sendiri, di SEA Games lalu tidak diberangkatkan. Situasi ini diakui Dony, menjadikan pihaknya memang tidak bisa memastikan bagaimana posisi Indonesia.

Namun demikian, Dony memastikan, Tim Tenis Meja Indonesia jelas tidak bisa mengharapkan hasil muluk-muluk. Sebab materi pemain yang dibawa ke Bangkok adalah pemain-pemain level junior. Mereka dimainkan di level senior, dengan lawan-lawan yang dihadapi adalah pemain berpengalaman.

”Ya tentunya kami juga harus tau diri jika melihat tampilan kekuatan dari tim lawan-lawan kita. Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura di SEATTC kali ini turun dengan kekuatan terbaik mereka,” katanya.

”Mereka juga mambawa pemain-pemain Tim SEA Games lalu. Sementara Indonesia dengan pemain muda. Ini jadi momen pembuktian,” ujar Doni Prasetya, Kamis (23/6/2022).

Dari informasi yang sudah diterimanya, Dony menyebutkan bahwa tim-tim seperti Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina dipastikan akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Materi pemain yang mereka bawa merupakan materi pemain yang sama saat mereka bermain di SEA Games beberapa waktu lalu.

Terutama Singapura, dipastikan akan membawa pemain-pemain hasil naturalisasi mereka. Di luar itu, Vietnam juga diperkirakan bisa membuat kejutan di arena ini. Sebab Vietnam dalam beberapa tahun terakhir menunjukan perkembangan pesat di banyak cabang olahraga, termasuk tenis meja.

”Saya kira sudah jelas ya, jadi Timnas Indonesia untuk SEATTC 2022 ini nampaknya memang menghadapi tantangan berat. Namun begitu kita akan berusaha semaksimal mungkin berupaya untuk membuat prestasi terbaik di kesempatan ini,” tandas Dony, memberikan pandangannya.

Timnas Indonesia akan menurunkan Benyamin Mulia Praktikno yang merupakan pemain paling senior di tim Indonesia. Kemudian Hafidz Nuur, Rafanael N Niman dan Fikri Fadilah, di bagian putra.

Sedangkan di bagian putri, tiga pemain asal PTM Sukun masing-masing Siti Aminah, Dwi Oktaviani, Cindy Marcella Putri akan menjadi tulang punggung. Satu pemain lain adalah Novida Widarahman dari klun Stoni Jakarta, juga akan menjadi andalan bagi Tim Putri Tenis Meja Indonesia.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

indonesiaKejuaraan Tenis Meja ASEANSEATTCtenis meja