32.361 Jemaah Haji Sudah Berada di Makkah, Diimbau Tetap Pakai Masker

Foto: Ilustrasi (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus – Jemaah haji reguler asal Indonesia yang sudah tiba di Arab Saudi telah mencapai 53.830 orang. Sedangkan untuk jemaah haji khusus mencapai 1.745 orang.

Jumlah jemaah tersebut baik yang mendarat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah atau gelombang I dan jemaah yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz (BUIKA) Jeddah atau gelombang II.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Jemaah Haji di Tanah Suci Dapat Bimbingan Ibadah dari Petugas

Dari 53.830 jemaah haji reguler tersebut, sebanyak 32.361 orang saat ini sudah berada di Makkah. Mereka tiba di Makkah melalui dua jalur, yakni 24.815 jemaah merupakan pergeseran dari Madinah serta 7.546 jemaah yang mendarat di Jeddah.

PPIH Kementerian Agama RI mencatat sudah lebih separuh jumlah jemaah haji Indonesia saat ini sudah berada di Makkah untuk melakukan serangkaian ibadah haji.

Sementara itu, melihat kondisi Mekkah yang masih pandemi, cenderung berdebu dan cukup panas, Kasi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi dr M Imran Saleh mengingatkan agar seluruh jemaah untuk tetap taat bermasker.

”Selain karena pandemi, masker juga bisa mencegah pneumonia atau infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru,” kata Imran di Makkah, seperti dikutip dari laman Kementerian Agama.

Dari tahun ke tahun, kasus pneumonia jemaah haji selalu tinggi. Penyebabnya tidak lain karena udara berdebu dan cuaca yang cukup panas.

Selain itu, jemaah juga diimbau menghindari sengatan terik mentari berlebihan agar tidak mengalami dehidrasi.

Imran menyarankan agar jemaah minum air putih sesering mungkin. Minum sebelum haus adalah hal yang harus dilakukan selama di Arab Saudi .

”Sekarang cuaca panas sekali, selain minum sebelum haus juga gunakan payung jika ke luar ruangan di jam 9 sampai 5 sore. Jangan lupa bawa semprotan air untuk mendinginkan permukaan kulit, juga selalu gunakan alas kaki,” ujarnya.

Dengan kondisi panas dengan kelembapan di Arab Saudi yang kurang dari 20 persen, panas akan sangat menyengat dan berpotensi membuat jemaah mengalami heat stroke.

“Serangan panas akan sebabkan gangguan organ. Sebelumnya muncul gejala kelelahan karena panas biasanya pusing dan mual,” katanya.

Jika mengalami pusing, maka jemaah diminta segera minum dan membasahi kepala dengan air dingin. Dengan pembasahan, maka proses panas di tubuh diharapkan bisa segera dihentikan.

Ini juga yang membuat di Masjidil Haram tersedia air zam-zam dua jenis. Yakni dingin untuk membasuh wajah dan suhu normal untuk diminum.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenag.go.id

info haji 2022jemaah haji berada di makkahjemaah haji indonesia 2022kabar dari tanah suciMuriaNews