Kapolres Kudus Buka Suara Soal Kasus Pengeroyokan yang Viral

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama. (Murianews/Yuda Aulia Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus buka suara atas beredarnya video kekecewaan Surachmat warga Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah atas kasus pengeroyokan anaknya yang tak kunjung usai.

Padahal, kasus tersebut sudah bergulir selama enam bulan, namun tidak ada penahanan terhadap tersangka. Dalam video itu ia wadul ke Presiden Jokowi dan Kapolri.

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, kasus pengeroyokan yang menimpa warga Temulus tersebut saat ini masih berjalan. Kasus tersebut tinggal menunggu pelengkapan berkas pemeriksaan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Itu juga sudah kami tetapkan tersangkanya. Kasusnya masih lanjut sudah mau tahap dua untuk pelimpahan ke Kejaksaan. Segera akan kami limpahkan,” katanya, Rabu (8/6/2022).

Baca: Anaknya Dikeroyok, Pria di Kudus Ini Wadul Jokowi dan Kapolri

Ia melanjutkan, kendala yang ada dalam kasus tersebut, yakni minimnya saksi. Awalnya untuk memintai keterangan korban juga menunggu kondisinya pulih terlebih dahulu.

Penahanan terhadap tersangka sendiri, memang belum dilakukan. Penahanan nantinya akan dilakukan atas pertimbangan dari penyidik dan juga saran dari jaksa.

“Masih proses hukum, cuma belum penahanan. Pelaku kooperatif dan tidak melarikan diri. Saya jamin kasus tersebut jalan terus dan tidak mandek,” ungkapnya.

Baca: Ini Kronologi Pengeroyokan Anak di Kudus Sampai Ayahnya Wadul Jokowi

Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Surachmat wadul ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penyebabnya, kasus pengeroyokan yang menimpa anaknya tak kunjung selesai.

Aksi ini ia lakukan dengan membuat video dan kini tersebar luas di media sosial. Dalam video itu ia meminta keadilan.

Lantaran kasus pengeroyokan yang menimpa anaknya beberapa bulan bulan lalu di wilayah sekitar perkantoran Mejobo tak kunjung terselesaikan, meski telah ada penetapan tersangka oleh polisi. Pelaku pengeroyokan juga disebutnya belum ditahan

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Berita Kudusinfo kudusJatengkabar kuduskapolres Kuduskuduskudus hari iniPengeroyokan