Soal Beda Tanggal Hari Raya Iduladha, Kemenag Buka Suara

Ratusan warga MTA Grobogan melangsungkan salat Idul Adha di komplek GOR Simpanglima Purwodadi, Selasa (21/8/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MURIANEWS, Jakarta –Potensi perbedaan tanggal penentuan 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Iduladha yang dilakukan oleh anggota BRIN, sudah sampai te ketlinga Kemenag. Bahkan dalam hal ini, Kemenag mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

Direktur Jendral Bina Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kamaruddin Amin mengatakan, sidang isbat Kemenag akan dilakukan pada 29 Juni 2022 mendatang. Sehingga masyarakat bisa menunggu hasil dari sidang tersebut.

“Kita menunggu hasil sidang Isbat yang Insyaallah akan dilaksanakan tanggal 29 Zulkaidah atau bertepatan 29 Juni,” kata Kamaruddin, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (7/6/2022).

Baca: BRIN Prediksi Hari Raya Iduladha Tahun Ini Berpotensi Berbeda

Kamarudin mengingatkan, apabila nantinya ada perbedaan umat Islam diminta untuk bisa saling memahami dan menghargai satu sama lain.

“Masyarakat kita sudah terbiasa dan dewasa dalam menyikapi perbedaan,” kata Kamaruddin.

Kemenag sampai saat ini belum menentukan jatuhnya Hari Raya Iduladha tahun ini. Sebagai informasi, kalender masehi yang dikeluarkan pemerintah Iduladha 1443 H akan jatuh pada 9 Juli 2022 mendatang.

Baca: Jelang Iduladha, Pedagang Arang Kebanjiran Cuan

Di sisi lain, Peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang menilai ada kemungkinan Iduladha digelar pada 10 Juli 2022.

“Sebagaimana penentuan Idul Fitri 1443 H, Idul Adha 1443 H kali ini juga akan mengalami potensi perbedaan tanggal, yakni tanggal 9 Juli atau 10 Juli 2022,” kata Andi.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

#iduladhapotensi perbadaan tanggaltunggu sidang isbat