Bupati Grobogan Colek BRI Soal Oknum ASN Embat Bansos

Bupati Grobogan Sri Sumarni. (MURIANEWS/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Bupati Grobogan, Sri Sumarni menyoroti pihak BRI Purwodadi terkait kasus bansos warga yang sudah meninggal diembat oknum ASN Kecamatan Ngaringan.

Menurut Sri, pihak bank, harusnya tidak mengeluarkan buku tabungan dan ATM penerima bansos yang sudah meninggal dunia.

“Kartu (ATM dan buku tabungan, red) itu kan harusnya di BRI. Kalau soal pendataan warga yang sudah meninggal, itu kan dilaporkan ke Dinas Sosial. Tergantung BRI-nya, dimasukkan tidak (datanya, red),” tutur Bupati kepada awak media, Senin (23/5/2022).

Baca: Oknum ASN Grobogan Embat Bansos Warga, Polres Buka Posko Aduan

Sri menambahkan, ketika kartu ATM tidak diambil warga yang berhak menerima, seharusnya isinya juga tidak bisa diambil. Kemudian, ketika ada oknum yang mengambil bansosnya, sudah tentu dia pun mengetahui PIN dari kartu ATM tersebut.

“Kalau dibagikan kan yang tahu PIN dan sebagainya siapa, kenapa bisa ke sana. Kan ini ada bocoran dan sebagainya,” imbuhnya.

Dijelaskannya, Sri sebelumnya sudah mengadakan pertemuan dengan kepala desa, camat, serta Dinas Sosial Grobogan terkait kasus korupsi bansos itu.

Ia mengaku tak tahu banyak terkait detailnya dan menyerahkan kasus tersebut ke Polres Grobogan. “Sudah kami serahkan (kasus ini, red) ke Polres,” tambah Bupati.

Sebelumnya diberitakan, bansos warga Kecamatan Ngaringan yang sudah meninggal dicairkan oknum ASN. Diduga, oknum ASN di Kecamatan Ngaringan itu kongkalikong dengan oknum pegawai BRI. Besaran bansos yang diembat total Rp 3,4 juta.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Bupati GroboganGROBOGANinfo muriakorupsi bansosOknum ASNSri Sumarni