Kakek Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan Belum Ketemu

BPBD Grobogan beserta tim menyisir Sungai Tuntang dalam pencarian kakek disabilitas yang diduga tenggelam. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Hingga hari ketiga, pencarian kakek disabilitas yang diduga tenggelam di Sungai Tuntang, di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Grobogan masih nihil.

Pencarian pada Hari ketiga, Sabtu (21/5/2022) dilakukan hingga pukul 16.00 WIB. Hasil tim pencarian masih belum menemukan jasad kakek penyandang tuna netra itu.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrikan menerangkan, jumlah personel dan metode pencarian hari ini masih sama dengan sebelumnya. Di mana, radius pencariannya mencapai 15 kilometer.

Baca: Kakek Disabilitas Grobogan Tenggelam di Sungai

“Sama seperti kemarin. Mohon doa semoga segera ditemukan,” kata dia, Sabtu (21/5/2022).

Terkait lama pencarian, kata Masrikan, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Namun, sesuai SOP, pencarian maksimal yakni tujuh hari.

“Kami musyawarahkan dulu dengan pihak terkait. Namun maksimal pencarian tujuh hari,” tambahnya.

BPBD, SAR, dan pihak terkait serta relawan membagi tim pencarian ke dalam tiga tim. Tim pertama melakukan pencarian dan penyisiran dari lokasi diduga tenggelamnya korban ke hilir. Kurang lebih panjangnya dua kilometer sebelum kembali ke TKP awal.

Sementara tim kedua menyisir dari TKP ke hilir dengan jarak kurang lebih 10 kilometer. Tim ketiga, pencarian dilakukan dari bendung Glapan ke hulu, menuju ke arah TKP.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kusman (65) warga Dusun Kalikonang RT 02/RW 05 diduga tenggelam di Sungai Tuntang, Kamis (19/5/2022). Diketahui, lokasi tersebut merupakan tempat korban biasa mandi dan mencuci baju.

Dia diduga kuat tenggelam di Sungai Tuntang karena hanya ada baju dan tongkatnya di sisi sungai. Korban meninggalkan rumah pukul 07.30 WIB namun hingga siang belum pulang. BPBD Grobogan yang menerima laporan tersebut pukul 12.30 WIB langsung menuju TKP.

Turut terlibat dalam pencarian ini, selain BPBD Grobogan yakni TNI-Polri, Basarnas Pos Jepara, sera PMI Grobogan. Kemudian Pemdes Ngombak, Banser, Bagana, SAR MTA, Satpol PP, puskesmas setempat, serta warga sekitar. Jumlah total personal lebih dari 30 orang.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

#disabilitasGROBOGANinfo muriaPencarian Orang Tenggelam