Pemuda Kudus Finalis Duta Bahasa, Gagas Literasi Sastra Satu Wadah Digital

Tiyo Ardianto (19) penyair muda asal Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Penyair muda asal Kabupaten Kudus menjadi salah satu finalis duta bahasa Jawa Tengah 2022. Ia memiliki ide untuk menghimpun karya sastra dari seluruh daerah di Jateng dalam satu wadah digital berupa website.

Penyair muda tersebut bernama Tiyo Ardianto (19) yang juga merupakan siswa alumni Omah Dongeng Marwah.

Website yang dibuat, akan menampung berbagai literasi, tokoh, keragaman komunitas hingga karya sastra dan diberi nama Maosa.id.

Tiyo sapaan akrabnya menceritakan, website tersebut lahir dari keresahan di mana ada banyak potensi literasi sastra di Jawa Tengah, namun sampai saat ini belum ada titik sinergi.

“Saya ingin menjadikan satu wadah keberagaman literasi di Jawa Tengah, agar lebih mudah diakses dan diketahui masyarakat luas, terlebih kepada generasi muda,” katanya, Selasa (17/5/2022).

Ia menjelaskan, website tersebut juga akan menampikan karya dan sejumlah arsip lama karya para tokoh-tokoh sastra. Pihaknya akan berkerja sama dengan Balai Bahasa Jawa Tengah untuk mencari arsip literasi lama.

“Tentunya juga akan kami lengkapi, karena pastinya ada hal-hal baru yang harus di-update dalam keberagaman literasi di Jateng. Intinya kami ingin menjadikan literasi dan sastra dalam sebuah digital yang bisa diakses di gawai,” ucapnya.

Website tersebut juga dimasukkan dalam gagasanya saat menjadi salah satu finalis Duta Bahasa Jawa Tengah dan akan dipresentasikan terlebih dahulu kepada juri pada akhir Mei 2022 nanti.

“Nanti akan saya presentasikan dalam bentuk prototype terlebih dahulu. Setelah mendapatkan masukan dan tambahan saran dari juri, akan saya sempurnakan dan rencananya akan dirilis pada akhir Juni 2022 nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurutnya, pemilihan Duta Bahasa Jawa Tengah sudah diikutinya sejak bulan Februari 2022 lalu. Di mana saat itu, hanya ada 46 peserta yang lolos seleksi berkas.

“Setelah itu ada sesi wawancara dan psikotes kemudian membuahkan 10 finalis putra, dan 10 finalis putri untuk berkompetisi memberikan ide atau gagasan yang dimiliki masing-masing finalis,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Berita Kudusduta bahasainfo kudusJatengkabar kuduskuduskudus hari iniSastra