KONI Kudus Sebut Belum Terima LPJ dari Manajemen Persiku

Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyangah pernyataan manajemen Persiku Kudus 2021 yang telah mengirimkan laporan pertanggungjawaban (LPJ), baik ke mereka maupun ke Askab PSSI Kudus.

Memang, dalam perjalanannya pihak manajemen telah mengirimkan draf LPJ kepada Askab PSSI Kudus. Namun dalam isinya tidak ada tanda tangan resmi dari manajer Persiku. Sehingga tidak ada legal standing yang bisa dijadikan acuan pencairan dana.

BACA JUGA: Soal Kisruh Anggaran Persiku, Bupati Kudus Minta Semua Pihak Duduk Bersama

“Ini ada sedikit kesalahan komunikasi, kemarin pihak manajemen bilang mereka sudah mengirim LPJ tapi nyatanya kami belum menerima LPJ ini,” kata Ketua KONI Kudus Imam Triyanto, Jumat (29/4/2022).

Karena inilah, pihaknya akan melakukan klarifikasi pada manajemen. Rencananya, mereka akan duduk bersama untuk mencari solusi dari permasalahan ini, pasca Lebaran mendatang.

“Karena Pak Bupati Hartopo sudah bilang kami disuruh duduk bersama, ya akan kami lakukan, setelah lebaran nanti,” imbuhnya.

KONI sendiri, kata Imam tidak lantas tutup mata dengan polemik yang kini tengah terjadi. Apalagi hal yang berkaitan dengan hak-hak mantan pemain Persiku Kudus.

“Kami sudah melakukan pembayaran gaji teman-teman pemain, utamanya yang Kudus ya, karena mereka ada di tim Porprov juga, cuma kalau yang luar Kudus kami memang belum bisa, menunggu LPJ itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Kudus HM Hartopo meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah untuk bisa duduk bersama dengan Askab PSSI Kudus dan eks manajemen Persiku. Hal itu diminta dilaksanakan, agar kisruh anggaran yang sudah berlarut itu bisa segera teratasi dan bisa segera mendapatkan jalan keluarnnya.

Dalam perjalanannya Eks Manajemen Persiku Kudus tahun kompetisi 2021, menagih janji pemerintah daerah untuk mengganti biaya operasional Persiku selama mengarungi Liga 3 Jawa Tengah. Selama kompetisi berlangsung, pihak manajemen disebut telah menalangi biaya operasional terlebih dahulu.

Adapun nominal yang sudah dikeluarkan dan kini ditagihkan kepada pemerintah daerah adalah sebesar Rp1,4 miliar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi Erje

Askab PSSI KudusKONI Kuduspersiku