Inter Milan Bentrok Vs AC Milan, Siapa Akan Meraih Kemenangan

Loutaro Martinez kemungkinan akan menjadi andalan Inter saat menghadapi Milan. (www.facebook.com/Inter/photos)

MURIANEWS, Milano– Inter Milan dan AC Milan akan menjalani final Derby della Madonnina untuk yang kesekian kali di musim ini. Kali ini akan ada tim yang tersingkir, untuk merebut tiket Final Copa Italia.

Pertemuan ini adalah semifinal kedua, setelah pada pertemuan sebelumnya berakhir dengan skor 0-0. Dua tim rival di Italia ini akan terlibat dalam pertandingan derby ke-4 dalam musim ini. Siapakah yang akan menang di pertemuan kali ini?

Maka layak disimak pertandingan yang akan digelar di Stadion Guesepe Meaza, Rabu (20/4/2022) dinihari WIB ini. Pertarungan antara Inter dan Milan di leg kedua semi-final Coppa Italia bakal berlangsung sengit. Sebab, pertemuan mereka pada musim ini bukan hanya sekadar bertajuk Derby della Madonnina, tapi persaingan dalam memperebutkan gelar juara di dua kompetisi domestik.

BACA JUGA: Hanya Bermain Imbang, AC Milan Gagal Menjauh dari Kejaran Inter Milan

Inter saat ini tertinggal dua angka dari Milan dalam perburuan Scudetto. Tak kalah sengitnya, pertandingan leg kedua semi-final Coppa Italia juga bak dimulai dari titik nol, mengingat mereka bermain imbang tanpa gol di pertemuan pertama ketika Milan bertindak sebagai tuan rumah.

Hanya saja, sistem gol tandang memberikan sedikit keuntungan bagi Milan. Inter sangat menyadari situasi itu, sehingga kemenangan menjadi sebuah keharusan. Hasil imbang di luar skor 0-0 tentunya akan membuat mereka harus gigit jari. Ditambah catatan Inter pada derbi musim ini tidak bagus, hanya mencatat dua imbang dan satu kekalahan.

Pertandingan leg kedua semi-final Coppa Italia 2021/22 antara Inter dan Milan akan disiarkan di TVRI, Rabu (20/4/2022) dini hari pukul 02:00 WIB. Pertandingan ini juga bisa diakses melalui tayangan streaming di TVRI.

Inter Milan kali ini tidak menghadapi kendala apapun dalam menentukan komposisi pemain. Alessandro Bastoni yang sempat mendapatkan cedera ringan, siap dimainkan. Danilo D’Ambrosio berpeluang menjadi starter untuk mengisi tempat Stefan De Vrij. Sedangkan barisan depan mengandalkan Edin Dzeko untuk ditandemkan dengan Joaquin Correa dibandingkan Lautaro Martinez.

Sedangkan AC Milan juga mendapatkan kabar bagus dengan kembalinya bek kanan Davide Calabria di tengah krisis pertahanan yang sedang mereka alami. Franck Kessie kemungkinan bakal tampil sebagai starter menggantikan peran Brahim Diaz. Olivier Giroud menjadi andalan di lini depan, mengingat Zlatan Ibrahimovic belum pulih dari cedera.

Sistem gol tandang yang masih berlaku di Italia membuat Inter tak mempunyai pilihan lain kecuali menerapkan permainan agresif untuk meraih kemenangan demi mengamankan tiket final. Situasi ini membuat Milan patut mewaspadai kemampuan penggawa Inter dalam menjebol gawang lawan.

“Kami tidak punya pilihan lain, karena 0-0 akan menghasilkan perpanjangan waktu. Hasil imbang dengan gol tidak akan membawa kami lolos ke final. Saya punya lima striker yang fit saat ini, dan mereka semua layak dimainkan, tapi saya harus membuat keputusan. Saya rasa mereka bisa bermain bagus bersama,” tutur Inzaghi, pelatih Inter Milan.

Argesivitas Inter ini tentunya harus diwaspadai ACMilan. Pelatih Stefano Pioli kemungkinan akan mematikan aliran bola dari sektor tengah ke depan, sehingga barisan penyerang Inter tidak akan berkutik.

“Saya pikir pertahanan kami, untuk melawan tim seperti Inter, sangat penting dalam menutup zona [Marcelo] Brozovic. Kemungkinan saya akan menambah satu pemain lagi di sektor itu. Bagi seorang pelatih, sangat beruntung mempunyai pemain yang cerdas, karena mereka tahu apa yang harus dilakukan di tiap posisi,” kata Pioli.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Goal.com

AC MilanInter MilanSemifinal Copa Italia