Soal Pemberangkatan Haji Tahun Ini, Menag Yaqut: Belum Ada Undangan MoU dari Arab Saudi

Menag Yaqut Cholil Qoumas saat mengunjungi Blora. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) hingga saat ini belum mendapatkan kepastian terkait pemberangkatan Jemaah haji ke tanah suci. Bahkan pemerintah Arab Saudi juga masih belum memberikan undangan untuk melakukan MoU dengan kemenag.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, untuk pemberangkatan Jemaah haji tahun ini memang belum ada kepastian. Sebab, kepastian itu tentunya juga datang dari pemerintah Arab Saudi.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan undangan dari pemerintah Arab Saudi untuk melakukan MoU terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 Hijriyah atau 2022 Masehi,” kata Yaqut saat rapat dengan Komisi VIII DPR RI, dikutip  dari Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Baca: Kemenag Usul Biaya Haji Tahun Ini Naik Rp 45 Juta

Kendati demikian, pihaknya tetap mempersiapkan segala hal yang mungkin dapat terjadi. Bahkan semua Jemaah yang direncanakan akan berangkat pada tahun ini, semuanya sudah dilakukan vaksinasi hingga booster.

“Kemungkinan-kemungkinan lain tetap kami siapkan. Skema apabila nanti ada undangan penyelenggaraan ibadah haji juga sudah kami siapkan,” terangnya.

Baca: Ramai Haji Virtual Melalui Kabah Metaverse, Anda Setuju?

Di samping itu, pihaknya juga memberikan usulan agar biaya perjalanan Jemaah haji (BIPIH) tahun ini naik menjadi Rp 45 juta per jemaah. Komponennya adalah untuk biaya penerbangan, biaya hidup selama di Arab Saudi, sebagian biaya akomodasi di Mekkah dan Madinah, biaya visa, serta biaya tes PCR di Arab Saudi.

“Yang secara keseluruhan besarannya adalah Rp 45.053.368,” terang Yaqut.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Hajihaji 2022pemberangkatan haji