Dugaan Pungli ‘Iuran Keamanan Pasar’ Blora Diusut

Ilustrasi Pungli. (Dok. MURIANEWS)

MURIANEWS, BloraPolres Blora sedang mengusut dugaan pungutan liar (pungli) berkedok iuran keamanan di Pasar Rakyat Blora Sido Makmur. Sebanyak 16 orang telah diperiksa dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui, dugaan pungli di Pasar Rakyat Blora Sido Makmur ini berawal dari selebaran tentang iuran keamanan bagi para pedagang. Di selebaran itu, ada nominal iuran keamanan yang harus dibayarkan, mulai dari Rp 1.000 sampai Rp 10.000.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto mengatakan, belasan orang yang diperiksa berasal dari sejumlah profesi. Termasuk, kepala pasar di sana juga dimintai keterangan.

Baca juga: Tertangkap OTT, Ketua LSM di Sragen Ditangkap Tim Saber Pungli

“16 orang saksi dari sejumlah profesi, tapi yang pasti kami sudah melakukan klarifikasi terhadap para saksi yang ada di pasar itu, ya termasuk kepala pasarnya sudah kami mintai keterangan,” ucap Setiyanto, dikutip dari Kompas.com, Jumat (21/1/2022).

Tak hanya itu, Polres Blora juga rutin melakukan patrol di Pasar Rakyat Blora Sido Makmur. Itu dilakukan untuk mencegah adanya praktik pungli.

“Para pedagang kalau misalnya ada terjadi sesuatu yang kurang pas terhadap yang diberlakukan oleh rekan-rekan pasar, silakan (laporkan). Kami welcome, terbuka,” kata dia.

Pihaknya juga membolehkan masyarakat untuk melaporkan adanya dugaan pungutan liar yang terjadi di Pasar Rakyat Blora Sido Makmur. “Tentunya memang kalau mau laporan ke kami, harus disertai bukti-bukti biar kesannya tidak fitnah, jadi bukti-bukti cukup dan nanti kami kembangkan,” terang dia.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

berita blorainfo blorainfo muriaKasus Dugaan Punglipolres bloraPungli Pasarpungutan liar