Meski ‘Berseteru’ Dengan Haruna, Posisi Shin Tae Yong Aman

Exco PSSI menyebut prestasi Timnas Indonesia biasa saja. Penilaian ini dikabarkan membuat Shin Tae Yong tersisinggung, dalam Rapat Evaluasi Timnas Indonesia usai Piala AFF 2021.(facebook.com/pssi/photos/)

MURIANEWS, Jakarta- Meski ‘berseteru’ dengan Haruna Sumitro, posisi Shin Tae Yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia dipastikan aman. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memastikan masa depan Shin Tae-yong tak terpengaruh dengan situasi yang saat ini terjadi.

Yunus Nusi menyebut, masa depan Shin Tae-yong ditentukan secara kolektif, bukan perorangan. Dengan begitu, Shin Tae-yong dipastikan bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia hingga kontraknya berakhir pada 31 Desember 2023.

“Dalam diskusi dan rapat di internal PSSI, semua tetap menghargai sebuah keputusan yang bersifat kolektif kolegial. Keputusan kolektif kolegial PSSI itu antara lain tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak,” ujar Yunus Nusi, seperti dilansir dari laman resmi PSSI.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa timnas terus meningkat,” kata Yunus Nusi menambahkan.

Dengan pernyataan Yunus Nusi ini, maka bisa dipastikan posisi Shin Tae Yong benar aman sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Namun, satu yang ditakutkan netizen pendukung Timnas Indonesia, adalah jika Shin Tae-yong justru memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

BACA JUGA: ‘Perseteruan’ Haruna Vs Shin Tae Yong, Munculkan Spanduk di Jakarta

Sebab, dengan reputasi yang saat ini ada pada Shin Tae Yong, tidak menutup kemungkinan ada peminat dari luar Indonesia yang meminati Shin Tae Yong. Kemungkinan itu tetap saja masih bisa terjadi.

Meski demikian, dalam sebuah wawancara, Shin Tae-yong sempat menyatakan takkan mundur dari posisi pelatih Timnas Indonesia. Hal itu karena jika mundur, Shin Tae-yong diwajibkan membayar sejumlah denda.

Soal denda, bisa saja dibayar oleh pihak yang benar-benar menginginkan jasa Shin Tae Yong. Sehingga kemungkinan Shin Tae Yong meninggalkan Timnas Indonesia bisa saja terjadi. Dalam dunia olahraga professional, hal yang seperti ini, mahfum terjadi.

“Perseteruan’ Haruna Sumitro anggota Exco PSSI dan Shin Tae Yong, kini berkembang sedemikian rupa. Banyak pendukung Timnas Indonesia yang tidak senang dengan kritikan yang disampaikan Haruna terhadap kinerja Shin Tae Yong.

Haruna Soemitro mengkiritik Shin Tae-yong dalam rapat evaluasi yang diadakan PSSI pada Kamis, 13 Januari 2022. Pada rapat yang dihadiri Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Exco Endri Erawan, Vivin Sungkono, dan Direktur Teknik Indra Sjafri, kritikan Haruna ditembakan.

Kritikan yang sama disampaikan Haruna Soemitro saat hadir di salah satu podcast milik selebritis Indonesia. Anggota Exco ini tetap ‘ngotot’ menyatakan Shin Tae Yong ‘tidak berhasil’.

“Tidak penting itu sebuah proses. Yang paling penting adalah hasil. Apa pun latihannya kalau tidak juara, ya belum dikatakan juara. Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF. Kalau sekarang tetap runner-up, ya bukan prestasi,’’ kritik Haruna soal hasil Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Sikap Haruna inilah, yang pada perkembangan terakhir telah memunculkan spanduk-spanduk di sudut Jakarta. Spanduk yang disinyalir sengaja dipasang oleh para pecinta Timnas Indonesia, yang mendukung Shin Tae Yong.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: PSSI

Haruna SumitroPSSIShin Tae Yongtimnas indonesia