Begal Pembacok Tangan Korban Hingga Putus di Taman Bumi Wangi Jekulo Kudus Ternyata Masih SMP

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama saat menjelaskan terkait penangkapan pelaku pembegalan di Taman Bumi Wangi Jekulo saat konfrensi pers di Mapolres. (MURIANEWS/Yuda Aulia Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Empat dari enam begal sadis di Taman Bumi Wangi Jekulo Kudus telah ditangkap jajaran Polres Kudus. Dua lainnya masih dalam pengejaran kepolisian.

Ada Ironi dalam kasus tersebut. Ternyata, beberapa tersangka masih di bawah umur, yakni belum genap berusia 18 tahun. Bahkan, satu tersangka yang masih buron, AR baru duduk di bangku SMP.

Itu terungkap dari pengakuan salah satu tersangka yang berhasil ditangkap, AZ (18). Dalam pengakuannya, AR merupakan teman sekampungnya.

“Teman saya yang nebas (sampe tangan korban putus,red). (Dia) itu kelas satu SMP. Itu teman satu desa,” katanya ketika ditanya awak media saat Polres Kudus menggelar Konfrensi Pers di Mapolres Kudus, Jumat (14/1/2022).

Ia menyebut, rencana awal para pelaku mengincar handphone (HP) dan motor milik korban. Namun, saat itu, korban melakukan perlawanan hingga akhirnya temannya (AR) menyabetkan senjata tajam kepada korban.

Baca juga: Komplotan Begal di Taman Wangi Jekulo Kudus, Kapolres: Cari Korban untuk Beli Miras

“Rencananya ngincar dua-duanya, HP sama motor, tapi ada perlawanan. Setelah itu tangan korban putus, hingga akhirnya panik dan kami pergi. Saat itu saya tidak bawa senjata tajam, hanya mengawasi di atas motor,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP AKBP Wiraga Dimas Tama membenarkan beberapa tersangka memang masih dibawah umur. Namun, menurutnya para tersangka baru pertama kalinya melakukan tindak kejahatan ini.

“Tersangka tidak ada yang residivis, rata-rata usia muda. Seperti GD 15 tahun (yang membacok punggung) dan AR (yang menebas tangan hingga putus) itu juga sama,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, komplotan begal sadis beraksi di Taman Bumi Wangi Jekulo Kudus. Pada saat beraksi, Kamis (6/1/2022) lalu, mereka di bawah pengaruh minuman keras.

Ada enam tersangka yang beraksi saat itu, empat diantaranya yakni BD (19) warga Kecamatan Gebog, GD (15) dan NR (17) warga Kecamatan Kota, dan AZ (18) warga Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, kini harus mendekam dibalik jeruji besi. Sedangkan dua tersangka lain AR dan MU masih buron.

Saat melancarkan aksinya, mereka didasari keinginan mereka mencari uang dari korban untuk membeli minuman keras. Sebelum beraksi, para tersangka terlebih dahulu menenggak minuman keras dan mencari korbannya secara acak.

“Motif pelaku memang cari korban untuk cari uang buat beli minuman keras. Mereka sebelumnya minum minuman keras kemudian mencari sasaran korban untuk di rampas (barang berharganya,red). Saat itu mereka sudah membawa sajam karena sudah berniat untuk melakukan tindak kejahatan,” ucap Kapolres.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Zulkifli Fahmi

Begalinfo kudusinfo muriakudusTaman Bumi Wangi Jekulo