LIGA 3 JAWA TENGAH

Kisah Tragis Bagi Persiku Kudus

Suwito, pemain sepakbola asal Kudus yang pernah bermain untuk Persibat Batang di musim lampau.(facebook.com/suwito)

MURIANEWS, Kudus– Ahmad Ibnu Yahya adalah pemain asal Kudus yang urung bergabung dengan Persiku Kudus. Selanjutnya musim ini ia berseragam PSIP Pemalang untuk menjalani kompetisi.

Sebenarnya Ibnu Yahya sempat lolos seleksi di Persiku. Namun lantaran tidak mencapai kesepakatan soal gaji, pemain ini memilih pergi.

Di pertandingan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2021 Grup A , Sabtu (6/11/2021), pemain yang kini berseragam PSIP Pemalang ini justru yang mengubur ambisi Persiku untuk promosi ke Liga 2. Dua gol yang diciptakanya, membuat Persiku harus mengubur harapan itu.

BACA JUGA: Dua Gol PSIP Dicetak Pemain Kudus yang Gagal Dikontrak Persiku

Namun, jauh sebelum Ibnu Yahya menciptakan dua gol yang menyakitkan itu, pada era 2004-2005 ada kejadian tragis yang sama dialami oleh Persiku.

Saat itu Persiku tampil di kompetisi Divisi II A Nasional. Bersama Mojokerto Putra, Persibat Batang, dan “tim titipan” Timnas Indonesia U-23. Saat Persiku bermain di kandang Persibat, Stadion M Sarengat Batang, peristiwa itu terjadi.

Adalah Suwito, pemain berposisi gelandang milik Persibat Batang. Pemain ini merupakan warga asli Kudus, namun mendapatkan kontrak di Persibat.

Kalau, Ibnu Yahya gagal bergabung karena tidak mecapai kesepakatan kontrak, maka pada Suwito kasusnya sedikit berbeda. Pemain ini bergabung ke Persibat setelah namanya dicoret dalam proses seleksi pemain di Persiku.

Seperti halnya Ibnu Yahya, Suwito juga melakukan hal serupa. Dia menjadi aktor utama yang membuat Persiku gagal promosi ke kasta kompetisi berikutnya.

Pada pertandingan itu Persibat berhasil mengalahkan Persiku dengan skor 1-0. Satu-satunya gol Persibat pada pertandingan itu, dicetak oleh Suwito. Pemain asal Kudus, yang dianggap gagal bersaing dengan pemain lainnya.

Kisah ‘tragis’ Suwito kini berulang menimpa Persiku lagi dengan Ibnu Yahya menjadi subyeknya. Persiku dipastikan mengalami kegagalan.

Alih-alih bisa menjadi juara Liga 3 Jawa Tengah seperti musim sebelumnya, untuk lolos dari Grup A saja, Persiku dipastikan tak bisa. Sisa satu pertandingan Persiku sudah tak berpengaruh apapun bagi mereka.

Penulis: Hardi Sundoyo
Editor: Budi erje
.

Kisah tragis PersikuLiga 3 Jawa Tengahpersiku