Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Pati Terhambat Distribusi dari Pusat

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Pati – Upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, terus mengalami hambatan. Selain kekurangan dosis vaksin, rupanya alokasi vaksin dari pusat untuk daerah juga belum ada kejelasan.

Sehingga, rata-rata masyarakat yang divaksin hanyalah pada dosis pertama, sedangkan untuk dosis kedua masih sebagian kecil.

Seperti halnya di Kabupaten Pati, stok vaksin sudah habis sejak Rabu (21/7/2021) lalu. Sementara masyarakat banyak yang antre untuk mendapatkan vaksin.

Bahkan di 29 puskesmas yang ada di Bumi Mina Tani, terpaksa harus menunda vaksinasi untuk masyarakat.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, hari ini ada tambahan 5.000 dosis vaksin untuk Kabupaten Pati. Jumlah tersebut sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan untuk disuntikkan kepada masyarakat.

“Itu untuk dosis pertama. Untuk vaksin ini, kita masih kekurangan banyak sekali. Bahkan yang 5.000 baru datang saja, ini sudah menipis,” katanya, Jumat (23/7/2021).

Untuk melakukan upaya percepatan tersebut, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Namun untuk droping vaksin ini tidak bisa dipastikan kapan akan didistribusikan ke Pati.

“Kita ini masih kurang banyak sekali. Lima ribu dosis yang datang saja, itu hanya untuk dosis pertama. Yang kedua, nanti menunggu vaksin datang lagi,” ujarnya.

Bahkan untuk untuk percepatan ini, pihaknya sudah membuat edaran mewajibkan setiap penerima BLT Dana Desa untuk terlebih dahulu divaksin. Namun, karena ketidakpastian pendistribusian vaksin ini, pihaknya menyarankan agar tetap memberikan BLT Dana Desa kepada penerima.

“Semoga jatah vaksin untuk Kabupaten Pati ini dapat terpenuhi, sehingga percepatan vaksinasi tetap bisa dilakukan,” harapnya.

Dari Data yang diberikan, sampai pada 17 Juli 2021, jumlah warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 149.755 orang atau sekitar 14 persen.

Sedangkan yang sudah melakukan penyuntikan dosis kedua baru 58.373 orang atau 5,5 persen. Sasaran untuk vaksinasi di Kabupaten Pati sendiri ada sebanyak 1.052.430 orang.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

covid-19patiVaksin