Tak Hanya Nambal Ban, Nenek 70 Tahun di Kudus Ini Cekatan Setel Rantai Hingga Bongkar Tromol

Hj Kasminah tengah menambal ban motor pelanggan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Kemampuan memperbaiki motor yang dimiliki Hj Kasminah didapati secara otodidak. Meski demikian, hasil garapannya cukup rapi.Kendati sudah berusia 70 tahun, dia cekatan memberpaiki beberapa masalah yang dialami sepeda motor.

Di bengkel yang berada di samping rumahnya di RT 01, RW 03, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kasminah biasa memperbaiki sepeda onthel hingga sepeda motor dari berbagai jenis.

Kegigihannya untuk mbengkel karena dia merasa ingin mandiri. Terlebih selepas suaminya meninggal 2015 lalu.

Kula kepengen dewe. Kudu saged mbengkel. Ndelalah kok nggih saget. (Saya tertarik sendirinya. Harus bisa mbengkel. Kok ya tiba-tiba bisa),” katanya, Rabu (5/5/2021).

Hj. Kasminah melanjutkan, kendati belajar secara otodidak, dia bisa beragam hal dunia perbengkelan. Mulai dari menambal ban sepeda dan sepeda motor, mengganti kampas, setel rantai, ganti oli, hingga bongkar tromol.

Soal biaya di bengkelnya tergolong murah. Biaya pompa sepeda Rp 2 ribu, biaya tambal sepeda Rp 5 ribu, dan biaya menambal sepeda motor Rp 10 ribu.

Kadang nggih ditambahi tiyang. Jare mboten usah susuk. (Terkadang ya ditambah orang. Katanya tidak perlu uang kembalian,” terangnya.

Baca: Dari Nekat Mbengkel, Nenek di Kudus Ini Bisa Berangkat Haji dan Biayai Kuliah Anak

Kendati sudah berumur 70 tahun, Hj Kasminah mengaku masih kuat untuk mbengkel. Baginya yang terpenting penghasilannya dari bengkel dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sedinten kadang nggih pikantuk Rp 50 ewu. Kadang nggih nek ntuk akih saged Rp 100 ewu. (Sehari kadang dapat Rp 50 ribu. Kadang dapat Rp 100 ribu),” ujarnya.

Bengkel sepeda dan sepeda motor itu buka setiap Senin hingga Minggu. Mulai pukul 07.00 sampai 17.00. Selain melayani servis sepeda dan sepeda motor, bengkel tempat Kasminah juga menjual beragam asesoris titipan sales.

Di tempatnya harga ban tubles seharga Rp 190 ribu. Sedangkan untuk ban nontubles seharga Rp 130 ribu sampai Rp 160 ribu. Lalu, untuk ban dalam sepeda Rp 12 ribu. Sedangkan ban dalam sepeda motor Rp 26 ribu sampai Rp 35 ribu.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Foto: Vega Ma’arijil Ula

benekBengkelkudus