PSIS Pakai Pemain Asing Atau Tidak? Ini Jawaban Yoyok dan Dragan

Pemain PSIS Semarang saat berhadapan dengan PSM di Piala Menpora. (Official PSIS)

MURIANEWS, Kudus – Kompetisi Liga 1 Indonesia saat ini masih abu-abu. PSIS Semarang juga belum dapat memastikan akan menggunakan skuad full lokal atau menggaet pemain asing.

Belum adanya kepastian bergulirnya Liga 1 membuat Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi enggan berandai-andai. Dia belum tahu apakah nantinya menggunakan skuad lokal secara keseluruhan. Atau menggunakan pemain asing.

“Kami menunggu kepastian liga beserta regulasinya dulu seperti apa. Mengingat saat ini kan juga masih pandemi,” katanya saat dihubungi MURIANEWS, Sabtu (17/4/2021).

Namun, demikian pihaknya tetap berada dalam kondisi siap ketika nantinya Liga 1 bergulir.

“Yang jelas kami belum bisa memutuskan apakah akan memakai pemain asing atau tidak. Kami masih menunggu kepastiannya. Kami memiliki banyak opsi dan bisa menyesuaikan dengan regulasi apapun,” terang Yoyok.

Menurutnya, skuad lokal PSIS  yang ada saat ini masih terikat kontrak dua hingga tiga tahun ke depan. Soal target, Yoyok belum memikirkan. Namun, untuk penggunaan stadion, PSIS  memiliki dua pilihan.

Jika nantinya kompetisi Liga 1 digelar dengan penonton, pihaknya berencana menggunakan Stadion Jatidiri. Tetapi jika pelaksanaan Liga 1 digelar tanpa penonton, Yoyok memilih Stadion Citarum.

Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic masih menunggu kebijakan dari pihak manajemen. Dragan mengaku hanya dapat menunggu kepastian dari manajemen.

Akan tetapi, Dragan tidak menampik jika skuadnya membutuhkan kehadiran pemain asing.

“Of course we need foreign players. How we compete in this league if we don’t have foreign players (Tentunya kami masih membutuhkan pemain asing. Bagaimana kami bisa berkompetisi di Liga 1 jika kami tidak memiliki pemain asing),” kata Dragan saat dihubungi MURIANEWS, Sabtu (17/4/2021).

Menurut Dragan, jika Liga 1 jadi digelar tahun ini, maka persaingan dirasa lebih ketat. Pasalnya, sudah semusim lebih tidak ada kompetisi di tanah air.

“I think this season will be more difficult. Because a long break competition during one year. Actually both PSSI and government needs to help club (Saya pikir musim ini akan sangat sulit. Sebab kompetisi istirahat lama, hampir setahun. Klub butuh bantuan PSSI dan pemerintah),” terang Dragan.

Dragan menyebut tiga nama pemain asing PSIS yang kehadirannya masih dibutuhkan menghuni skuad Mahesa Jenar jika Liga 1 digulirkan. Mereja adalah Wallace Costa, Bruno Silva, dan Flavio Beck Junior.

“We already have foreign players. As like Wallace, Bruno and Flavio. So, just need to bring them back (Kami sebenarnya sudah ada pemain asing. Seperti Wallace, Bruno dan Flavio. Hanya perlu membawa mereka kembali ke sini),” ungkap Dragan.

Soal target jika Liga 1 digulirkan, Dragan masih menunggu komposisi skuadnya. Namun, dia berkeinginan agar PSIS Semarang tetap bisa bertahan di Liga 1.

“First, we will see what squad that we have. Basically we want to stay at Liga 1 (Pertama kami akan melihat dulu skuad yang kami miliki untuk mengarungi Liga 1. Setidaknya kami bisa bertahan  di Liga 1,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

dragan DjukanovicPSIS SemarangYoyok Sukawi