22 Kapal Cantrang Ditangkap PSDKP, Nelayan Pati Datangi Kantor DPRD

Para pemilik kapal dan nelayan melakukan aksi di Gedung DPRD Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)
MURIANEWS, Pati – Sejumlah nelayan Pati mendatangi kantor DPRD Pati. Hal ini dilakukan setelah 22 kapal dengan alat tangkap kapal cantrang ditangkap oleh Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Padahal, secara legalitas mereka sudah mengantongi semua izin.
Untuk 22 kapal cantrang dan noncantrang yang ditangkap tersebut berada di lokasi berbeda. Di antaranya di Kotabaru ada 11 kapal cantrang, pontianak tiga kapal, Tegal dua kapal, dan di Bali satu kapal.
Sedangkan untuk noncantrang dilakukan penangkapan di Probolinggo sebanyak empat kapal. Kemudian di lokasi yang sama, PSDKP juga melakukan penangkapan terhadap kapal penampung.
Ketua Paguyuban Cantrang Mina Sentosa Heri Budi Santosa mengatakan, penangkapan tersebut sangat meresahkan nelayan. Karena semua surat sudah dimiliki, tetapi penangkapan masih tetap dilakukan.
“Dari 22 kapal itu, setidaknya masing-masing kapal ada 20 anak buah kapal (ABK). Mereka semua belum bisa pulang,” katanya, Jumat (26/3/2021).
Namun, dari informasi yang diterimanya, untuk kapal yang ditangkap di Pontianak, saat ini sudah perjalanan pulang. Sementara kapal yang lainnya masih dalam proses.
Heri menambahkan, kondisi ini sangat meresahkan para nelayan. Sebab, mereka mencari ikan di laut Indonesia, tetapi tetap saja dilakukan penangkapan.
“Kami harap ada kebijakan yang pro nelayan lah. Sedikit-sedikit ditangkap. Kalau dulu kan tidak seperti itu. Lha ini kok malah terjadi penangkapan lagi. Setidaknya jangan penangkapan, dikasih pemberitahuan dulu, peringatan dulu, biyar kami ini tahu kesalahannya. Jangan langsung ditangkap,” tegasnya.
Dirinya berharap, kapal maupun ABK yang maaih ditahan, segera untuk dilepaskan. Karena legalitas mereka juga sudah ada.
Reporter: Cholis Anwar
Edutor: Supriyadi
ditangkapdprd patiKapal CentrangNelayan DemiNelayan Pati