864 Vaksinator Dikerahkan untuk Vaksinasi Covid-19 di Blora, Bupati Jadi yang Pertama

MURIANEWS, Blora – Bupati Djoko Nugroho memimpin rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Blora di Ruang Pertemuan Setda Senin (11/1/2021). Vaksinasi akan dilakukan serentak pada 13 Januari 2021.

Djoko Nugroho menyatakan, akan menjadi orang pertama di Kabupaten Blora yang akan disuntik vaksin Covid-19. Ia mengharap tidak ada keraguan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah terhadap proveses vaksinasi ini.

“Agar masyarakat tidak ragu untuk divaksin, maka saya akan menjadi yang pertama bersamaan dengan kick off serentak seluruh Indonesia pada 13 Januari. Tolong didokumentasikan dan disebarluaskan kepada masyarakat, sehingga tidak timbul keraguan lagi untuk masyarakat pada saat vaksinasi,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa vaksinasi itu adalah penyempurnaan protokol kesehatan yang telah kita laksanakan dari awal pandemi Covid-19.

“Vaksin itu serentak untuk seluruh Indonesia. Jadi apabila ada informasi-informasi terkait vaksin di media sosial sebelum kick off serentak itu tidak benar. Sekali lagi vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan serentak,”ujarnya.

Sementara itu, dr Pandu, pakar vaksinasi menyampaikan bahwa kemungkinan yang akan timbul setelah vaksinasi hanya berupa keluhan lokal saja.

“Kejadian setelah imunisasi hanya keluhan lokal saja, seperti merah dan nyeri. Dan apabila sudah divaksin, masyarakat tidak boleh abai dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora dr Henny Indriyanti menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 26 puskesmas dan sejumlah rumah sakit dan klinik di Blora untuk proses vaksinasi.

Pihaknya juga akan mengerahkan 864 petugas vaksinator dan 644 petugas skrining, serta 420 petugas lain.

“Gudang farmasi memiliki 12 refrigerator berukuran besar yang siap menampung serta menyimpan vaksin sebelum didistribusikan. Serta petugas pendukung vaksinasi telah disiapkan pula,” pungkasnya.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

bloracovid-19Vaksin