Dua Lembaga Survei Unggulkan Pasangan Artys di Pilkada Blora

MURIANEWS, Blora – Sepekan jelang hari pemungutan suara Pilkada Blora 2020, dua lembaga survei Pandhawa Research dan PusDeHAM menempatkan pasangan ARTYS (Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati) yang mempunyai tingkat elektabilitas paling tinggi.

Dua lembaga ini merilis dukungan terhadap pasangan yang diusung PKB, PDI Perjuangan, PKS, Perindo dan PAN di atas 58 persen.

Dalam konferensi pers Rabu (2/12/2020) siang, di Rumah Makan Mekarsari Blora, Pandhawa Research yang berkantor pusat di Jalan Simatupang Jakarta Selatan menyampaikan bahwa indikator tingkat dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati di Blora ada yang turun dan ada yang naik.

Untuk pasangan nomor 1 ASRI (Dwi Astutiningsih–Riza Yudha Prasetya) yang diusung Demokrat, Golkar, dan Hanura, pada bulan September lalu memperoleh tingkat dukungan 2,7 persen, dan naik menjadi 9,3 persen di bulan November 2020.

Sedangkan pasangan nomor 2 ARTYS (Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati) pada September 2020 mendapatkan tingkat dukungan 46,8 persen, meningkat menjadi 59,3 persen pada November 2020.

Selanjutnya untuk pasangan nomor 3 UMAT (Umi Kulsum-Agus Sugiyanto) pada September 2020 memperoleh tingkat dukungan 25 persen, dan pada November 2020 menurun menjadi 20,2 persen.

Namun demikian jumlah pemilih yang belum memutuskan pilihan atau merahasiakannya juga masih tinggi. Yakni 23,5 persen pada September 2020, dan 11,1 persen di November 2020. Angka 11 persen ini masih sangat mungkin diperebutkan oleh ketiga pasangan calon.

“Penelitian yang dilakukan Pandhawa Research ini dilaksanakan pada 23-26 November 2020, dengan teknik multistage random sampling. Sample berjumlah 440 responden yang tersebar di seluruh wilayah Blora. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Margin of error sebesar kurang lebih 4,8 persen,” ucap Grenseng, perwakilan Pandhawa Research.

Selanjutnya untuk lembaga survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) juga merilis hasil penelitian mereka.

Pasangan ARTYS disebut mempunyai tingkat elektabilitas paling tinggi yakni 58,8 persen, disusul pasangan UMAT sebanyak 29,4 persen, kemudian pasangan ASRI sebanyak 5,5 persen, serta menyisakan 6,3 persen suara yang belum menentukan pilihan.

PusDeHAM dalam melaksanakan penelitiannya mengambil data pada 24 Oktober sampai 2 November 2020 di seluruh wilayah desa/kelurahan di Kabupaten Blora kepada penduduk yang berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah.

“Jumlah sample yang kami ambil sebanyak 1.000 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 3 persen. Metode penarikan sample yang digunakan adalah sample acak bertahap berdasarkan wilayah desa/kelurahan se Kabupaten Blora, kemudian diambil unit di bawahnya seperti dukuh, RW, RT dan seterusnya hingga terpilih responden yang akan diwawancarai,” terang Veri Dwi Susanto, perwakilan PusDeHAM.

Pasangan ARTYS mengaku puas dengan hasil survei itu dan akan menjadikan hasil ini sebagai dasar langkah kedepan agar saat hari H pencoblosan nanti bisa memperoleh angka yang maksimal.

“Meskipun angka survei menempatkan kita unggul, namun hasil ini jangan sampai membuat kita lengah dan merasa puas. Mesin harus semakin panas di hari-hari terakhir. Kami targetkan bisa mendulang suara sebanyak 55 hingga 60 persen,” ungkap Arief Rohman, didampingi Tri Yuli Setyowati.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

arief rohmanartysPilkada Blorasurvei