Guru Madin di Jepara Terima Bantuan Rp 695 Juta dari Baznas

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara menyalurkan anggaran zakat senilai Rp 695 juta. Bantuan ini disampaikan untuk membantu guru madin, guru TPQ, (Asnaf Fisabilillah), di Jepara. Dengan bantuan ini diharapkan para guru bisa terbantu, terutama di tengah pandemi covid yang tengah terjadi.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan Bupati Jepara Dian Kristiandi, didampingi Ketua Baznas Jepara Masunduri, dan Kasie Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Jepara Siti Zuliyati, di Pendapa Kabupaten Jepara. Ketua Baznas Jepara Masunduri mengatakan pendistribusian zakat kali ini disampaikan untuk 2.780 penerima.

Guru-guru yang dimaksud terdiri dari guru madin, dan TPQ di Kabupaten Jepara. Masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp 250 ribu. Untuk penerima bantuan Baznas ini, adalah kategori bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan bukan penerima sertifikasi pendidikan.

“Total bantuan yang kami distribusikan sebanyak Rp 695 juta, mudah-mudahan ke depan bisa bertambah lagi. Asnaf fisabilillah ini adalah mereka yang berjuang tanpa pamrih di jalan Allah. Akan tetapi keberadaannya sangat meprihatinkan dari segi kondisi dan ekonomi. Mereka termasuk dalam hal ini,” kata Masunduri, Selasa (1/12/2020).

Sementara itu, Kasie Penyelenggara Syariah Kemenag Siti Zuliyati mengatakan mereka yang masuk dalam golongan asnaf fisabililah ini mempunyai kontribusi nyata di tengah masyarakat. Sehingga keberadaannya perlu mendapatkan perhatian. Bantuan dari Baznas akan menjadi sangat berguna bagi mereka, apalagi di tengah pandemi Covid yang terjadi.

“Kita mengetahui bersama, pandemic covid memberi dampak pada semua masyarakat. Terutama kepada para guru-guru ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban mereka,” ujar Siti Zuliyati, dalam kesempatan yang sama.

Sedangkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengucapkan terimaksih kepada Baznas yang telah memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah. Terutama dalam kegiatan sosial untuk memberi perhatian kepada para guru ini. Selain untuk menyalurkan zakat, kegiatan ini diharapkan juga mendorong dari sisi sosial, dan ekonomi.

“Kami berharap, kegiatan ini bisa konsisten terus dilaksanakan oleh Baznas. Tentu saja kami juga berharap, kegiatan ini bisa lebih dikembangkan. Sehingga manfaat nyata bisa dirasakan masyarakat,” ujar Dian Kristiandi, Selasa (1/12/2020) secara terpisah.

 

Reporter: Budi Erje
Editir: Supriyadi

bantuanguru madin