Anyaman Bambu Golok-Golok Mentok Laris Manis Kendati Masih Pandemi

MURIANEWS, Kudus – Penjual anyaman bambu untuk tradisi golok-golok mentok di Kabupaten Kudus masih ramai kendati saat ini masih dalam masa pandemi. Salah satu penjual golok-golok mentok yang sering didatangi pembeli yakni Sunzainah, warga Desa Jepang, Kudus.

Deretan produk dari bambu dan rotan terdapat di toko milik Sunzainah. Mulai dari besek, sapu lidi, tamber, dan masih banyak lagi.

Sunzainah beberapa hari lalu masih menjual golok-golok mentok. Hingga H-3 menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW, dia masih kebanjiran pesanan.

“Sampai H-3 itu masih kebanjiran pesanan. Sampai seribu golok-golok mentok sehari bisa habis,” katanya, Kamis (29/10/2020).

Menurut dia, pesanan golok-golok mentok justru meningkat kendati sampai saat ini masih dalam masa pandemi. “Kalau hari ini golok-golok mentoknya sudah habis. Tahun ini bisa dibilang lebih ramai dari biasanya,” ujarnya.

Dalam sehari, dia bisa menjual 100 unit. Pembelinya berasal dari beberapa tempat. Mulai dari Panjunan, daerah kawasan kota dan Purwosari.

Harga golok-golok mentok itu beragam mulai dari Rp 1 ribu sampai dengan Rp 5 ribu. Hal itu bergantung ukuran dan bahannya.

Baca: Golok-Golok Mentok, Tradisi Sambut Maulid Nabi yang Masih Lestari di Kudus

Terpisah, Mbah Kasmijah, warga Desa Jepang RT I, RW X, Kudus, yang merupakan pegrajin golok-golok mentok mengaku kebanjiran orderan untuk membuat golok-golok mentok.

Nek dinten niki nggih mpun mboten ndamel malih. Nek wingi dikengken ndamel ukuran alit kagem kirab Loram (Kalau hari ini ya sudah tidak buat lagi. Kalau kemarin diminta membuat ukuran besar untuk kirab Loram),” terang dia.

Menurut dia, di situasi pandemi seperti saat ini permintaan golok-golok mentok justru lebih banyak.

Itungane nggih ramai sak niki. Katah ingkang madosi. Tapi dinten iki mpun mandek. Wayahe aso (Kalau dibilang ya lebih ramai saat ini. Lebih banyak yang nyari. Tapi hari sudah berhenti. Waktunya beristirahat),” ujar dia.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

golok-golok mentokkudusMaulid Nabi