Patut Ditiru, Begini Cara Warga Wedelan Gelar Pemilihan Ketua RT di Tengah Pandemi

MURIANEWS, Jepara – Pandemi Covid-19 memang seharusnya disikapi dengan bijaksana. Situasi ini memang tidak dipungkiri menimbulkan sejumlah dampak yang membutuhkan penyesuaian. Namun bukan berarti menjadikan kegiatan-kegiatan di masyarakat tidak bisa dilaksanakan.

Hal ini seperti yang dilakukan warga RT 02 RW 10, Desa Wedelan, Bangsri, Jepara, mereka tetap menggelar pemilihan Ketua RT secara langsung, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Mengambil tempat di Halaman Masjid Baitul Jannah, Desa Wedelan, pemilihan Ketua RT 02 RW I Wedelan, dilakukan pada Senin (19/10/2020) malam.

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, panitia mengatur jalannya proses pemilihan, mulai dari pendaftaran peserta, pencoblosan, hingga penghitungan suara. Semua dilakukan tanpa sedikitpun meninggalkan penerapan protokol kesehatan.

Ketua Panitia Pemilihan Noor Syafiks mengatakan, seluruh warga secara umum memiliki hak suara. Namun karena harus menyesuaikan dengan situasi pandemi covid, maka dalam pada setiap KK (Kepal keluarga) hanya diwakili oleh satu orang. Dengan ketentuan ini, tidak semua warga datang ke arena pemilihan, sehingga kerumunan bisa diminimalisir.

“Satu KK hanya memiliki satu hak suara. Sehingga, tidak begitu menimbulkan kerumunan. Selain itu, pelaksanaan pencoblosan juga dibatasi mulai pukul 19.30 – 21.00 WIB. Para pemilih, juga diatur waktu datang ke TPS. Sehingga tidak bersama-sama. Kami juga menyediakan sarana prasarana lengkap, untuk protokol kesehatan,” kata Noor Syafiks, Selasa (20/10/2020).

Sementara itu, Ketua RW 10 Desa Wedelan Bangsri, Sumono mengatakan, pemilihan Ketua RT secara langsung ini, sebagai wujud demokrasi ditingkat paling bawah. Meski dilakukan di saat pandemic, kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan baik.

Pihaknya berharap hal ini bisa dijadikan contoh untuk daerah lain. Pandemi covid memang harus disikapi, namun tidak harus juga menghentikan kegiatan-kegiatan masyarakat.

Sedangkan Petinggi Desa Wedelan, Jamal menyampaikan kegiatan pemilihan ketua RT di RT 2 RW 10 ini sebelumnya memang sempat menerbitkan kekuatiran. Namun setelah menyaksikan semua secara langsung, pihaknya sangat lega.

Kekhawatiran mengenai adanya kemungkinan yang tidak diinginkan berkaitan covid, tenyata tidak terjadi. Masyarakat secara ketat mau dan mampu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi.

“Terima kasih, karena kegiatan ini akhirnya bisa dilaksanakan dengan lancar. Semua pihak bisa mengaplikasikan protokol kesehatan dengan tepat dan efektif. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat yang lain,” ujar Jamal, Selasa (20/10/2020) secara terpisah.

Pemilihan yang digelar, pada akhirnya menempatkan calon nomor urut 1, Purwo Edi Karyono (Ipung) mendapatkan 52 suara, dan nomor urut 2 Miftakhul faridin mendapatkan 39 suara. Dari 103 suara yang ada di daftar pemilih, hadir 93 orang dan memberikan suara. Sebanyak dua suara di antaranya dinyatakan tidak syah.

Akhirnya Edy Karyono, ditetapkan sebagai ketua RT 2 RW 10. Dalam acara pemilihan tersebut, panitia juga menyediakan berbagai macam hadiah doorprise menarik kepada warga yang datang ke TPS.

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

cucitangancucitanganpakaisabuningatpesanibujagajarakjagajarakhindarikerumunanjeparapakaimaskerpandemipemilihan ketua RTsatgascovid19