Bambang Harsoyo, Legenda Hidup Persiku yang Punya Pengalaman Pahit Diblacklist Timnas

MURIANEWS, Kudus – Legenda hidup Persiku Kudus Bambang Harsoyo pernah dipanggil Timnas U-19. Itu terjadi pada tahun 1992.

Saat itu dia berada dalam dua pilihan, karena di saat yang bersamaan diminta untuk memperkuat klub Djarum Kudus di turnamen Invitasi Galakarya.

Alhasil, dia terlambat gabung Timnas hingga di-blacklist sampai ke level senior. Pengalaman pahit itu sampai saat ini masih di simpan olehnya.

Lewat kliping yang dikumpulkan dari berbagai media cetak Tanah Air yang ditempel di album foto, untuk mengenang perjalanan hidupnya mengolah si kulit bundar.

Deretan album ditunjukkan oleh Bambang Harsoyo di mes Diklat AFC BH 19 yang dibinanya di RT I/RW I, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus.

”Mulai berkarir di Persiku ada juga, terus ke Barito, Persebaya, PSIS, dan kembali ke Persiku lagi ada banyak di kliping ini. Termasuk saat dicoret dan di-blacklist Timnas,” jelasnya.

Eks penggawa Persiku 2009 itu mengaku menyesal ketika kembali mengenang masa suram. Saat itu dia tidak punya pilihan karena pihak klub Djarum Kudus terjun di turnamen Invitasi Galakarya. Di kompetisi itu Djarum meraih juara III.

Usai memperkuat Djarum, Bambang yang saat itu tetap datang ke pemusatan latihan Timnas kena blacklist. Timnas U-19 kala itu ditukangi oleh Pelatih asal Ceko bernama Ivan Toplak.

Menurut keterangan Bambang kepada MURIANEWS, dia disebut lebih mementingkan klub daripada panggilan Timnas.

”Setelah turnamen bersama Djarum, saya tetap berangkat ke pemusatan latihan tapi sudah terlambat dan katanya saya dicoret. Sejak saat itu saya tidak pernah dipanggil Timnas lagi. Sudah di-blacklist,” katanya.

Pelatih yang musim lalu membawa Persiku junior meraih runner-up Piala Soeratin 2019 itu mengaku masih menyesali hal itu sampai sekarang. ”Menyesal pasti. Tapi saat itu ya gimana kata pelatih suruh ikut Djarum dulu terus baru ke Timnas,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

#timnasbambang harsoyokuduspersiku