Sudah Ada 75 Kasus Kebakaran, Warga Grobogan Diminta Semakin Waspada

MURIANEWS, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta masyarakat semakin waspada terhadap musibah kebakaran, pada puncak kemarau saat ini. Baik kebakaran yang menimpa rumah penduduk atau di sekitar kawasan hutan dan lahan.

Apalagi menurut dia, selama tahun 2020 hingga Agustus sudah ada 75 kasus kebakaran terjadi di kabupaten ini.

“Selain datangnya bencana kekeringan, pada saat seperti ini biasanya sering terjadi bencana kebakaran di wilayah Grobogan. Oleh sebab itu, saya minta semua masyarakat agar waspada ,” katanya, Kamis (17/9/2020).

Sri mengatakan, sebagian penyebab kebakaran itu adalah kurangnya kehati-hatian masyarakat. Untuk itu, ia meminta masyarakat yang sempat menyalakan api untuk bediang, memasak, atau obat nyamuk agar memeriksa ulang kondisi di sekitarnya sebelum ditinggal pergi.

“Kepada semuanya, khususnya warga Desa Geyer ini, supaya lebih berhati-hati apabila membuat bediang, menaruh obat nyamuk bakar, dan memasak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar warga jangan menambah instalasi jaringan listrik yang tidak standar. Karena hal itu rawan menyebabkan hubungan arus pendek atau korsleting.

“Apabila akan bepergian pada siang hari, listrik supaya dimatikan, tujuannya untuk keselamatan dan keamanan kita semua,” pesannya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

GROBOGANkebakaran