Soal Calon Ketua DPRD, Dewan Pakar PPP Jepara Berharap DPP Pertimbangkan Senioritas

MURIANEWS, Jepara – Pengisian jabatan Ketua DPRD Jepara definitif, sampai saat ini masih belum jelas. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jepara sebagai partai yang berhak mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh almarhum Imam Zusdi Ghozali, masih belum menyelesaikan pembahasan di internal partainya.

Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Jepara KHSholeh Taufiq mengatakan terkait isu ini pihaknya berharap DPP PPP sebaiknya mempertimbang senioritas dalam kepengurusan DPC PPP saat menetapkan rekomendasinya.

Rekam jejak karir politik kader PPP yang mulai dari bawah ranting sampai DPC, pengalaman organisasi dan kematangan dalam mengambil keputusan di DPRD Jepara nantinya, juga perlu dipertimbangkan.

“Ketua DPRD tidak mesti berlatang belakang akademisi atau intelektual, tetapi mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat dan bisa mengayomi anggota, serta menjadi lidah penyambung aspirasi rakyat,” ujar Sholeh Taufiq, yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD Jepara dari 1982 hingga 2004 ini, Rabu (16/9/2020).

Terkait figur Ketua DPRD Jepara  yang akan menjadi pengganti Imam Zusdi Ghozali almarhum, Sholeh Taufiq juga menyatakan sempat menelepon Sekjen DPP PPP Asrul Sani.

Dalam komunikasi tersebut pihaknya sudah meminta agar bisa segera diterbitkan SK DPP PPP sesuai hasil musyawarah DPC PPP yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Di luar hal itu, pihaknya tetap meminta agar Pengurus DPC PPP Jepara tetap solid dan kompak. Pihaknya tidak ingin antar pengurus tidak saling kenal satu dengan yang lainnya. Kemudian tidak boleh hanya karena kepentingan individu seseorang yang bisa menjadikan PPP Jepara terpecah belah.

“PPPJepara memerlukan sosok yang bisa menjadi motor penggerak organisasi dan jembatan komunikasi antara pengurus dan basis konstituen PPP di akar rumput (grassroot). Setiap kader PPP juga harus mempunyai 5 prinsip yaitu Ibadah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Musyawarah, Persatuan dan Kesatuan serta Istiqomah,” tambah Sholeh Taufiq.

Ditambahkan juga, PPP Jepara juga perlu melakukan pendekatan kepada alim ulama. Kemudian jargon PPP sebagai partai pengajian harus dihidupkan kembali. Hal ini membutuhkan figur-figur yang memiliki kapasitas di bidangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

jeparaKetua DPRDppp