PWI Jepara Dorong Polres Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Wartawan

MURIANEWS, Jepara – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jepara mendorong agar Polres Jepara bisa menuntaskan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum wartawan.

Kasus dugaan ini ditangani oleh Polres Jepara, setelah ada laporan dari salah satu lembaga di Jepara. Dalam proses penyelidikan ini, Polres Jepara bahkan mengundang PWI Jepara untuk dimintai keterangannya.

Ketua PWI Jepara Budi Santoso menyatakan, pihaknya memang datang ke Polres Jepara untuk memenuhi undangan Satreskrim terkait kasus ini. Pihaknya mengaku hanya diminta keterangan berkait dengan seputar jurnalisme di Jepara.

Baca: Oknum Wartawan Catut Nama Kapolres dan Kasatreskrim Polres Jepara untuk Memeras

Dalam kasus ini menurutnya, tidak bersangkut paut mengenai delik pers. Namun sudah merupakan perkara pidana murni, karena ada pihak yang dilaporkan melakukan pemerasan.

“Jadi ada sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan Polres Jepara kemudian melakukan sejumlah pemerasan. Mereka mengintimidasi dan meminta uang ke beberapa pihak dengan mencatut nama Kapolres Jepara. Nilainya disebut dalam laporan jumlanya puluhan juta. Tadi saya sudah datang menemui penyidik sesuai dengan undangan yang disampaikan kepada kami,” ujar Budi Santoso, Rabu (16/9/2020).

Dalam hal ini pihaknya mendukung dan meminta agar penanganan kasus ini bisa dituntaskan. Di Jepara sejauh ini ada banyak yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, padahal kapasitasnya tidak layak.

Baca: Dugaan Kasus Pemerasan Oleh Oknum Wartawan di Jepara, PWI Jateng Minta Hukum Ditegakkan

Dalam pratiknya, oknum-oknum ini justru menimbulkan presepsi yang keliru mengenai profesi wartawan.

Penuntasan kasus ini juga diharapkan menjadi shock teraphy agar orang tidak sembarangan mengaku-ngaku sebagai wartawan. Kemudian juga memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa semua orang sama di mata hukum.

Penindakan terhadap kasus ini juga akan memberi sebuah pengalaman penting mengenai penanganan kasus-kasus yang bersinggungan dengan dunia pers.

“Jadi dalam hal ini, siapapun yang salah ya harus diproses hukum. Bahkan kalau ada anggota PWI Jepara sekalipun yang melakukan praktik sepeti yang dilaporkan, tetap harus ditindak sesuai hukum. Semua orang sama kedudukannya di dalam hukum. Pesan kami jelas, kasus ini harus dituntaskan. Selain sebagai bagian dari penegakan hukum, PWI berkepentingan agar praktik-praktik sesat jurnalisme mulai diperangi. Sehingga dunia pers menjadi lebih baik,”  tambah Budi Santoso.

Baca: Nama Kapolres Dicatut Oknum Wartawan untuk Memeras, Polres Minta Keterangan PWI Jepara

Budi Santoso dan sejumlah pengurus PWI Jepara, Rabu (16/9/2020) mendatangi Kantor Satreskrim Polres Jepara. Kedatangan mereka ke Mapolres Jepara dalam rangka menghadiri undangan Satreskrim Polres Jepara terkait penyelidikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum wartawan.

Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan, dalam beberapa tahun terakhir memang marak terjadi di wilayah Jepara. Namun baru kali ini, ada pihak yang berani melaporkan ke Polres Jepara. Hal ini dinilai baik dalam upaya membangun iklim pers yang ada di Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Catut Nama Kapolrespemerasanpwi