Selain Apik, Bukit Pengusen Gulangpongge Pati Ternyata Sempat Jadi Tempat Pengungsian Belanda

MURIANEWS, Pati – Bukit Pengusen yang berada di Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal, selain mempunyai pemandangan yang menarik juga mempunyai sisi sejarah yang belum banyak diketahui masyarakat. Bahkan masyarakat setempat pun masih awam terkait sejarah Pengusen.

Kepala Desa Gulangpongge Kuntardi mengatakan, lahan yang saat ini menjadi bondo deso itu seluas 44 hektare. Hanya, lokasinya berada di perbukitan dan cukup jauh dari perkampungan.

Dia menceritakan, pada masa penjajahan Belanda, bukit tersebut memang sudah menjadi persembunyian para tentara negeri kincir angin. Sebab, pada waktu itu memang penjajahan masih cukup masif.

Menurutnya, hal itu berlangsung cukup lama. “Semula, itu bukanlah bukit Pengusen. Ada nama tersendiri bagi tentara belanda. Bahkan dulu bangunanya pun ada,” katanya.

“Setelah kemerdekaan 1945, para penjajah itu masih berada di perbukitan tersebut. Padahal, seharusnya mereka sudah kembali ke Belanda,” terangnya.

Karena lama menduduki bukit tersebut, warga setempat kemudian geram. Mereka tidak rela apabila bukit tersebut masih menjadi tempat persembunyian para tentara Belanda.

Warga kemudian merapatkan barisan dan menyusun rencana untuk mengambil alih bukit seluas 44 hektare itu. Tak lama kemudian, warga menggeruduk tentara dan mengusir dari bukit.

“Awalnya memang alot, tetapi karena Indonesia sudah merdeka, mau tidak mau tentara harus keluar dari bumi Pati. Berkat kemampuan semua warga, tentara itu kemudian menyerah dan keluar dari bukit,” imbuhnya.

Kuntardi mengaku, di sekitar perbukitan tersebut dulunya memang ada bangunan arsitektur Belanda. Namun, seiring berjalannya waktu, bangunan tersebut tertutup material tanah dan bebatuan.

“Dulu, sebagian warga ada yang menghilangkan jejak peninggalan Belanda itu. Mungkin karena mereka juga tidak tahu kalau bangunan itu mempunyai nilai sejarah. Kalau sekarang, semua bangunan itu sudah tidak ada,” jelasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

belandaBukit Pengusenpatipengungsian