Sajikan Live Music di Tengah Pandemi, Kafe di Jepara Disegel Satpol PP

MURIANEWS, Jepara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jepara melakukan menyegel dan menutup Enjang Cafe yang berada di Desa Ngabul, Tahunan, Jepara.

Penyegelan tersebut dilakukan lantaran kafe tersebut menggelar pertunjukan live music dengan banyak pengunjung di masa pandemi. Selain itu, belakangan mereka juga diketahui tidak memiliki izin yang disyaratkan.

Tindakan tegas yang dilakukan berawal dari sebuah video amatir yang viral di media sosial pada Rabu (9/9/2020) malam. Dari video ini tampak ratusan orang berjoget ndangdut mengikuti alunan music live.

Selain bergerombol, sebagian besar pengunjung yang berjoget juga terlihat tidak mengenakan masker. Video ini selanjutnya menimbulkan tanggapan dari banyak pihak, hingga akhirnya Polsek Tahunan dan Satpol PP Jepara turun tangan.

Polsek Tahunan merupakan pihak yang pertama kali memberikan respon atas apa yang terjadi. Tim Polsek Tahunan, langsung mendatangi lokasi kafe tersebut, dan langsung membubarkan kerumunan.

Sekitar pukul 20.30 WIB atau setelah satu jam pertunjukan live music digeber di kafe tersebut, Polisi dari Polsek Tahunan membubarkan kegiatan ini.

Pihak Satpol PP Jepara sendiri, pada Kamis (10/9/2020) pagi langsung melakukan tindakan penertiban. Setelah memastikan segala-sesuatunya, Satpol PP melakukan penyegelan dan penutupan operasi kafe yang dimaksud.

Kasie Penegakan UU Tibum dan Tanmas di Satpol PP Jepara, Anwar Sadat menyatakan, tindakan ini dilakukan karena ada beberapa hal yang dilanggar oleh pengelola kafe.

“Sudah kami pastikan ada beberapa pelanggaran yang terjadi dalam kegiatan di kafe tersebut. Sudah jelas terjadi pelanggaran terkait dengan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini. Kemudian setelah kami telusuri, ternyata kafe ini juga tidak dilengkapi dengan izin yang disyaratkan,” ujar Anwar Sadat, Kamis (10/9/2020).

Enjang Cafe, menurut Anwar Sadat sudah beberapa kali dilaporkan oleh warga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan. Beberapa kali laporan mengenai hal ini sampai ke pihaknya.

Beberapa kali Satpol PP juga melakukan operasi ke wilayah Ngabul, namun begitu sampai di Enjang Cafe, kegiatan sudah selesai.

Pihaknya memastikan, sudah beberapa kali kafe ini menjadi target operasi karena banyaknya laporan dari masyarakat. Namun beberapa kalipula operasi gagal dilaksanakan, lantaran pihak kafe diduga mengetahui lebih dulu rencana operasi.

“Banyak sekali postingan di medsos mengenai aktivitas kafe satu ini. Namun selalu saja kami kesulitan membuktikan aktivitas itu. Kali ini kami akhirnya bisa melakukan tindakan tegas. Pemiliknya sudah kami panggil untuk bisa memberikan keterangan. Kasus ini akan kami tindak lanjuti,” ujar tambah Anwar Sadat.

Penyegelan ditandai dengan dipasangnya police line di depan pintu utama kafe. Pemilik kafe juga akan dimintai keterangan di kantor Satpol PP, untuk mempertanggung jawabkan  tindakannya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

disegeljeparakafeLive Music