Pria Gondrong di Hutan Tuder Rembang Ini Sering Dimintai Nomor Togel, Satpol PP Turun Tangan

MURIANEWS, Rembang – Seorang pria berambut gondrong yang berada di Hutan Tuder Rembang menjadi pembicaraan banyak orang, bahkan viral di media sosial. Pria yang selalu duduk di jembatan pinggir jalan antara Ngandang Desa Sumbermulyo dengan Desa Wonokerto, Kecamatan Sale, itu dikenal sebagai peramal togel jempolan.

Banyak para pemburu nomor ‘buntut’ yang mengerumuni pria yang selalu memakai sarung dan baju ala kadarnya ini. Alhasil, jalanan pun sering macet dan meresahkan warga sekitar.

Warga sekitar khawatir, dengan banyaknya orang yang datang untuk meminta nomor togel, akan memicu kerawanan sosial. Selain itu, juga rentan membuat praktik perjudian semakin marak.

Salah satu warga Desa Wonokerto, Sale, yang enggan disebutkan namanya menyebut, banyak rumor yang beredar jika nomor togel dari pria gondrong itu sering tembus. Bahkan ada orang yang sampai mendapatkan puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Entah benar atau tidak, tapi orang-orang kadung percaya. Rela nunggu berjam-jam, demi dapat nomor yang ditulis oleh pria itu. Lha sekarang orang waras-waras, kesannya jadi gimana gitu,“ katanya dikutip dari R2B Rembang, pada Rabu (5/8/2020).

Warga mengerumuni pria gondrong di jembatan Hutan Tunder untuk meminta nomor togel, sebelum pria itu diamankan Satpol PP. (Foto: R2B Rembang)

Ia juga menyebut, banyak para pemburu togel yang mengirim makanan sampai berlebih, hingga banyak yang terbuang. Pihaknya berharap pemerintah melakukan penanganan secara manusiawi terhadap pria tersebut.

Mengetahui kabar tersebut Satpol PP Rembang pun turun tangan. Bersama pihak kecamatan Sale, pria tersebut diamankan dan dipindahkan dari Jembatan Hutan Tuder, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat Dan Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Rembang Teguh Maryadi menyatakan, lalu lintas jalan terganggu lantaran banyak pencari togel yang mengerumuni pria itu.

Pihaknya pun melakukan penanganan dengan memidah pria itu ke lokasi lain. “Saat orangnya diajak komunikasi, kadang ya nyambung. Kita sampaikan baik-baik tadi. Meski butuh waktu beberapa saat, akhirnya mau ikut, “ ujarnya.

Ia menyebut, pria tersebut tak langsung dibawa ke tempat rehabilitasi dan hanya dipindah ke lokasi lain untuk sementara. Pasalnya, untuk membawa orang terlantar ke panti, memerlukan surat keterangan bebas Covid-19.

“Kenapa kok nggak dibawa menuju panti, masalahnya harus dites bebas Covid-19 dulu melalui swab. Nah, ini jadi kendala. Maka penanganan awal dipindah ke lokasi lain yang menurut kami layak. Sambil nanti dipantau perkembangannya seperti apa, “ tandasnya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Radio R2B Rembang

hutan tuderperamal togelRembangsale