Polisi Grobogan Diberi Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Pasien Corona

MURIANEWS, Grobogan – Polres Grobogan menggelar pelatihan pemulasaraan terhadap jenazah pasien positif Covid-19, Kamis (16/4/2020). Pelatihan yang dilangsungkan di halaman belakang mapolres itu diikuti puluhan anggota.

Beberapa peserta pelatihan tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat praktik pemulasaraan hingga pemakaman jenazah.

Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia memang ada perlakuan khusus dalam prosesi pemakamannya. Baik dalam tata cara membungkus hingga menguburkannya.

“Jadi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah guna keamanan dan keselamatan petugas,” katanya.

Menurutnya, ada sebanyak 24 personel yang disiapkan untuk penanganan jenazah pasien Covid-19. Mereka ini nantinya siap membantu pemerintah dalam penanganan jenazah pasien Covid-19 jika mengalami kekurangan tenaga.

“Apabila terjadi kekurangan tenaga dalam menangani masalah itu, kita siap membantu. Untuk itulah, mereka perlu kita beri pelatihan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, Paur Kes Polres Grobogan Ipda Hardono menambahkan, dalam proses pemulasaraan jenazah, petugas harus menyiapkan sejumlah APD. Seperti, masker bedah, kacamata google, apron plastik, handscoon (sarung tangan) steril dan kantong jenazah.

“Semua disemprot disinfektan dan di luar kantong plastik jenazah juga diberi cairan klorin. Kemudian jenazah dimasukkan ke dalam kantong dan selanjutnya dimasukkan ke dalam peti. Sebelum dimasukkan ke dalam mobil, peti jenazah juga dibalut plastik dan disemprot disinfektan ulang,” terangnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Jenazah coronapolres grobogan