Satu Warga Positif Covid-19, Rembang Langsung Terapkan KLB

MURIANEWS, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Sabtu (28/3/2020) sore menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) corona. Ini dilakukan setelah salah satu warganya terkonfirmasi positif tertular Covid-19.

Status ini diterapkan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 440/1091/2020 tentang Penetapan Status Kejadian Luar Biasa Corona Virus Disease-2019 (Covid-19). Surat keputusan ini ditandatangi pada Sabtu (28/3/2020) hari ini.

Dalam surat keputusan itu disebutkan jika status ini diterapkan lantaran telah terjadi penyebaran Covid-19 di Rembang.

“Sehingga telah menyebabkan kerugian material yang besar, dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rembang,” kata Hafidz dalam SK tersebut.

Dengan pertimbangan itu, maka bupati Rembang memutuskan memberlakukan status KLB. Keputusan kedua yakni melakukan upaya penanggulangan untuk mencegah, mendeteksi, merespon, serta menangani Covid-19.

Dalam SK tersebut tidak disebutkan berapa lama waktu penetapan KLB. Status ini akan dicabut sampai bupati mencabut SK tentang KLB ini.

Sebelumnya satu warga Pamotan Rembang dinyatakan positif corona, setelah mempunyai riwayat kontak langsung dengan pasien di Bali. Warga Rembang ini kini dalam perawatan intensif di RS Wongsonegoro, Kota Semarang.

Baca: Satu Warga Rembang Positif Corona, Punya Riwayat Kontak dengan Pasien di Bali

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang Ali Syofii, Kamis (26/3/2020) membenarkan hal ini. Menurut dia, kepastian pasien tersebut positif corona baru diketahui, Rabu (25/3/2020) malam.

”Hasil labnya adalah confirmed corona virus. Sehingga kesimpulannya adalah pasien yang bersangkutan positif COVID-19,” ujarnya.

Pihak pemerintah daerah juga tengah melakukan pelacakan dan memantau semua orang yang telah melakukan kontak dengan pasien tersebut.

Hingga Sabtu (28/3/2020) sore, tercatat jumlah pasien positif di kabupaten ini belum bertambah, masih satu orang. Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak sembilan orang, dengan satu orang telah dinyatakan negatif corona.

Sementara jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 166 orang. Dari jumlah itu, 36 orang di antaranya telah selesai proses pemantauan. Data ini sesuai yang di-update dalam situs covid19.rembangkab.go.id.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

covid-19KLB CoronaRembang
Comments (0)
Add Comment