Kasus Corona Jateng Bertambah Jadi 19 Orang, Ganjar Siapkan Rp 100 Miliar

MURIANEWS, Semarang – Kasus corona di Provinsi Jawa Tengah mengalami kenaikan, Selasa (24/3/2020). Jumlah pasien yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 bertambah menjadi 19 orang.

Terjadi penambahan sebanyak empat orang dari data sebelumnya. Penambahan jumlah pasien positif ini diketahui dari update data di laman khusus Pemprov Jateng terkait Covid-19 corona.jatengprov.go.id.

Dari data yang di-update pada pukul 16.00 WIB itu disebutkan jika pasien positif sebanyak 19 orang, dengan tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara 16 pasien positif lainnya hingga kini masih dirawat intensif di ruang isolasi tujuh rumah sakit di Jateng.

Yakni empat orang di RS Dr. Moewardi Solo, empat orang di RS Dr. Kariadi Semarang, satu orang di RS Tidar Magelang, tiga orang di RS Telogorejo Semarang, dua orang di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, satu orang di RSUD Kraton Pekalongan, dan satu di RS Margono Purwokerto.

Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) 244 orang yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 2.858 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 100 miliar di bidang kesehatan untuk penanganan kasus ini. Meski demikian menurut dia, dana sebesar itu masih kurang.

“Sebenarnya anggaran itu juga menurut saya masih terlalu kecil. Sementara untuk social safety net, sedang kami siapkan. Kami minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penghitungan,” katanya rapat terbatas melalui video conference dengan Presiden Joko Widodo di rumah dinas Puri Gedeh, Selasa (24/3/2020).

Pihaknya juga menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang terdampak kasus corona. Ini juga menurutnya sesuai dengan instruksi presiden.

“Nanti apa saja yang terdampak, siapa yang terpengaruh hingga prioritas. Sesuai arahan presiden, mereka yang butuh perhatian adalah lansia, penyandang disabilitas, orang sakit, UKM dan lainnya,” terangnya.

Baca juga:

Sementara terkait penyediaan perlengkapan tim medis, Ganjar menyebut sebanyak 10 ribu alat pelindung diri (APD) berupa pakaian dekontaminasi (hazardous materials) didistribusikan secara bertahap ke 61 rumah sakit di Jateng.

“Dari semalam sudah (mulai didistribusikan) karena semua daftar rumah sakit sudah ada. Daftarnya sesuai kebutuhan dan kapasitasnya, sekarang mulai diambil satu per satu, mudah-mudahan hari ini sudah bisa mengambil semua,” ujarnya.

Ganjar menjelaskan APD tersebut merupakan bantuan dan dikirim pemerintah pusat dari China. Namun yang membuat Ganjar bangga adalah APD tersebut diproduksi di Indonesia.(lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

coronacovid-19Ganjar PranowoJokowipasien positifPemprov Jateng
Comments (0)
Add Comment