Dua Pengunjung Tergulung Ombak, Polisi Larang Warga Mandi di Pantai Selatan

MURIANEWS.com, Kebumen – Dalam beberapa hari terakhir, dua warga nyaris kehilangan nyawa karena tergulung ombak di pantai selatan Jawa Tengah di Kebumen. Dua pengunjung itu hampir tenggelam di Pantai Ambal dan Pantai Laguna Mirit, Kebumen.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (21/12/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban yakni Hasan Makruf (15) warga Pathukrejamulyo.

Ia nyaris tenggelam di Perairan Mirit saat berenang bersama dua temannya. Saat asyik berenang, tiba-tiba ombak besar datang, dan korban terseret.

Beruntung nelayan setempat bisa menyelamatkannya dan membawanya ke tepi pantai. Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Mirit, Hasan diizinkan pulang.

Peristiwa kedua terjadi pada Senin (23/12/2019) kemarin di Pantai Ambal, Kebumen. Puji Hartono, (30), Warga Winongwetan, Kecamatan Ambal, juga nyaris menjadi korban keganasan Laut Selatan.

Kapolsek Ambal AKP Joko Maryono menyebut, peristiwa ini terjadi saat korban tengah mandi sambil mencari undur-undur di bibir pantai.

Ia menyebut, berdasarkan keterangan para saksi yang berada di lokasi. Saat itu, ombak tidak terlalu tinggi, namun tiba-tiba korban terseret masuk ke bagian perairan yang dalam.

”Beruntung yang bersangkutan bisa berenang ke tepi dan kemudian segera dibawa ke Puskesmas Ambal oleh warga dan Petugas Polsek yang datang ke TKP,” katanya Selasa (24/12/2019).

Dengan kejadian itu, Polres Kebumen mengimbau agar warga yang tengah berada di pantai agar tidak mendekati lautan untuk mandi dan berenang. Hal ini dilakukan untuk mengindari korban jiwa akibat terseret ombak.

“Demi keselamatan anda (masyarakat pengunjung pantai) kami imbau untuk tidak mandi atau bermain air di Pantai Selatan. Cukup nikmati saja pemandangannya, tapi jangan coba-coba menjajal berenang di perairan Pantai Selatan. Berbahaya,” tegas Kapolres Kebumen AKBP Rudi Cahya Kurniawan.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

#kebumenpantai sleatantergulung ombak