Yayasan Yatim Mandiri Kudus Sosialisasikan Pencegahan Stunting

MURIANEWS.com, Kudus – Yayasan Yatim Mandiri Kabupaten Kudus menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan stunting, di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus, Minggu (8/12/2019). Kegiatan ini menyasar bagi ibu hamil, dan ibu dengan anak balita.

Diikuti ratusan orang tua yang memiliki balita dari desa tersebut, sejumlah narasumber terpercaya seperti dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus pun dihadirkan. Mereka diberi tips dan bagaimana cara mendeteksi seorang anak menderita stunting atau kekerdilan.

Kegiatan pendukung yakni cek kesehatan balita dan orang tua pun turut memeriahkan sosialisasi pencegahan stunting tersebut.

Koordinator acara sosialisasi Faiz menyebut kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa peduli Yatim Mandiri Kudus dalam permasalahan stunting yang sedang naik topik baru-baru ini.

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami dalam hal ini,” ucapnya saat dijumpai MURIANEWS.com, Minggu (8/12/2019) pagi.

Permasalahan stunting dirasa sangat urgent pada era sekarang. Mengingat masa depan anak bisa saja terancam dengan keberadaan stunting yang menghambat pertumbuhan dari anak-anak.

“Karena inilah kami menggandeng sejumlah pihak untuk bekerjasama menyosialisasikan stunting,” ucapnya.

Selain sosialiasi, pihaknya juga menyediakan layanan cek kesehatan bagi balita ataupun ibu yang tengah hamil. Pembagian paket gizi juga dilakukan dengan tujuan memberikan balita gizi lebih untuk tumbuh kembangnya. “Dibantu dari PDAM dan sejumlah pihak lainnya,” katanya.

Pihaknya pun berharap, para peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi stunting ini bisa mengerti apa dan bagaimana stunting itu. Hingga pada akhirnya para orangtua bisa mencegah stunting terjadi pada anak.

“Dengan adanya sosialisasi ini semoga bisa menambah pengetahuan terkait apa itu stunting dan cara mencegahnya,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Rejosari Sutopo mengucapkan terimakasih pada pihak Yatim Mandiri karena telah memberikan pengetahuan apa dan bagaimana stunting tersebut. Pihaknya pun berharap semua warganya bisa mengambil pelajaran dari sosialisasi ini.

“Mari belajar bersama soal stunting ini, semoga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

kudusstuntingYatim Mandiri
Comments (0)
Add Comment