Realisasi Pendapatan Parkir Tak Sesuai Target, Pihak Ketiga Terancam Diputus Kontrak

MURIANEWS.com, Kudus – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan serapan parkir di Kabupaten Kudus diprediksi tidak akan bisa mencapai target yang dibebankan. Pasalnya, tiga pekan sebelum tutup buku, realisasi pendapatan pada sektor parkir masih berada di angka 38 persen dari target yang ditentukan yakni Rp 6,72 miliar.

”Jika dilihat hingga November ini cukup berat. Rasanya juga mustahil untuk mencapai target,” katanya, Jumat (15/11/2019).

Sam’ani pun menyebu keputusan paling buruk dalam hal ini adalah memutus kontrak kerja antara pihak ketiga dengan Dishub dalam sektor pengelolaan parkir. Setelah itu, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Dishub agar mengatur ulang persoalan parkir ini.

”Terserah nanti yang pegang parkiran mau siapa. Kalau Dishub sanggup ya silahkan. Kalau pihak ketiga tigak sanggup mencapai target, diputus kontrak saja,” tegas Sam’ani.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Abdul Halil mengaku telah membuat kajian terkait uji potensi parkir di sejumlah titik khusus. Di mana kajian dilakukan oleh tim akademisi yang berkompeten dalam bidang tersebut.

“Kami sudah melakukan beberapa kajian soal ini,” lanjutnya.

Hasil kajian rencananya akan diuji cobakan pada Desember mendatang. Kemudian hasilnya, akan digunakan untuk pedoman penetapan target parkir di Kudus pada tahun 2020. Pihaknya pun akan mengupayakan semaksimal mungkin terkait hal ini

“Turun baru awal Desember, nanti langsung kami ujicobakan,” terangnya.

Seperti diketahui, pihak Dishub awalnya telah merencanakan serapan parkir tahun ini minimal 80 persen. Namun hasilnya jauh dari target yang ditentukan.

Walau telah menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pengelolaan parkir tepi jalan, namun pendapatan belum juga mencapai setengahnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

kudusParkir