Sering Jadi Pemain Ketoprak, Ganjar Kini Tertantang Main Teater

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikenal cukup apik saat tampil di panggung ketoprak. Tak satu dua kali Ganjar ikut manggung di kesenian tradisional ini. Hampir setiap kali ada kegiatan, ia akan turut andil main bersama para pejabat.

Setelah berkali-kali pemain ketoprak, kini Ganjar tertantang untuk bermain di teater. Keinginannya ini muncul setelah ia Festival Teater 2019 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Kamis-Sabtu (24-26/10/2019).

Ganjar datang menonton penampilan Teater KESET Kudus yang membawakan lakon “Ibu, di Rahimmu Aku Bermain Bersama Bapak”.

“Menarik juga (main teater). Tapi itu tidak mudah. Jangan pernah berhenti berkreasi semoga muncul aktor-aktor keren dari Jateng,” katanya.

Ganjar menyatakan akan terus menggelar festival teater di tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, jalinan kerjasama antara Pemprov dengan seniman sangat dibutuhkan.

“Penting juga kerjasama dengan provinsi seperti ini sehingga fasilitasi ini bisa mewadahi mereka untuk kreatif,” ujarnya.

Apalagi program utama Ganjar di periode kedua ini adalah pembangunan sumberdaya manusia. Bahkan ajang ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Pemprov, menyambung festival sastra, tari dan film yang sudah terselenggara bulan lalu.

“Saya pengin tahu pesan anak muda teater itu apa. Saya pengin tahu, mestinya kan penampilan menunjukkan kegelisahannya. Konflik sosial, penampilan apapun lah. Atau jangan-jangan ini merefleksikan kondisi nasional. Saya pengin tahu ekspresi anak muda sekarang kalau main teater itu seperti apa,” katanya.

Selain itu Ganjar juga mengatakan ajang tersebut sebagai rangsangan gerakan kesenian. Menurut Ganjar semestinya seniman semakin sering menampilkan pertunjukan di manapun bahkan termasuk ruang-ruang terbuka. Selain mengasah kepekaan juga mengedukasi masyarakat.

“Kalau mereka tampil di banyak tempat akan menggairahkan anak-anak muda untuk berkesenian. Mungkin hari ini festival, tapi kain kali saya pengin lihat tiba-tiba ada penampilan di car free day atau di manapun sehingga pesannya ditangkap masyarakat dan dinikmati,” terangnya.

Festival yang mengangkat tema Etan Kulon Golek Lakon itu masih akan berlangsung hingga Sabtu (26/10/2019) sore dan untuk malam harinya akan ada makam penganugerahan. Penampilan 25 kelompok dalam festival ini dinilai oleh tiga dewan juri, Hanindawan, Luhur Kayungga, Yopi Hendrawan.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Festival TeaterGanjar Pranowo
Comments (0)
Add Comment