Pengurangan Limbah Jerami di Undaan Kudus Diupayakan Melalui Perdes

MURIANEWS.com, Kudus – Pengurangan limbah bekas panen yang menumpuk di beberapa titik saluran irigrasi di Kecamatan Undaan terus diupayakan. Pengurangan akan diupayakan lewat Peraturan Desa (Perdes) tentang pengolahan limbah jerami pascapanen.

“Sedang kami upayakan melalui Perdes,” ucap Camat Undaan Rifa’i Nawawi, Senin (15/7/2019).

Ia mengatakan sudah saatnya limbah jerami jadi perhatian. Terlebih lagi di beberapa kasus, tumpukan jerami menimbulkan permasalahan dan perselisihan beberapa warga. “Dulu sempat ada masalah, sekarang sudah teratasi,” terangnya.

Sosialisasi terkait pengolahan dan pembuangan limbah jerami juga dicanangkan. Dengan harapan para petani bisa sepaham terkait hal ini. Untuk peraturan pun bakal dilakukan secara bertahap.

“Dengan mempertimbangkan banyak sektor dan faktor,” lanjutnya.

Sesuai rencana, limbah jerami akan coba diolah dan dimamfaatkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini mengingat jumlah sawah ada di Kecamatan Undaan mencapai ratusan hektare. “Kami yakin ada potensi yang bisa dikembangkan,” lanjutnya.

Hanya, Rifa’i berharap seluruh komponen yang ada di masyarakat bisa sepaham terkait permasalahan ini. Menurutnya akan sangat sulit jika kemauan berubah hanya dimiliki oleh beberapa pihak saja.

“Undaan adalah daerah yang kaya potensi, mari sama-sama memajukannya,” tambahnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

jeramikudusUndaan
Comments (0)
Add Comment